Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Posts Tagged ‘WD Mochtar’

5 FILM HOROR INDONESIA TERSERAM YANG WAJIB DI TONTON

Posted by Toto Andromeda on April 4, 2016

  1. Pengabdi Setan

    Pengabdi Setan

    PENGABDI SETAN

Pengabdi setan menduduki peringkat pertama terseram yang pernah penulis tonton hingga saat ini, film ini paling menyeramkan sampai-sampai tidak bisa tidur kala itu. Ruth pelupessy menjadi magnet tersendiri di film ini karena menjadi dukun yang menyamar jadi pembantu untuk kemudian membunuh satu persatu penghuni rumah. Nah berikut petikan synopsis yang penulis berusaha tulis.

SINOPSIS PENGABDI SETAN :

Keluarga Hendarto (WD Mochtar) baru kehilangan istrinya yang meninggal. Setelah prosesi pemakaman dan doa-doa di panjatkan, keluarga Hendarto pun menjadi kesepian. Keadaan rumah menjadi dingin. Pada Malam pertama setelah kematian ibunya, Tommy (Fahrurozi) didatangi oleh arwah ibunya ketika sedang terbaring di tempat tidur, sementara Rita (Sisca Karebety) kakak Tomy memandang Tomy yang keluar mengikuti ajakan penampakan ibunya.

Keesokan harinya, atas saran teman-teman Tomy, Tomy pergi untuk menemui peramal. Ketika bertemu peramal Tomy diramal hidupnya dalam kegelapan untuk itu peramal menyarankan Tomy untuk memperdalam ilmu hitam, sementara Sisca yang hobi pesta bersama pacarnya Herman(Simon Cader) selepas kematian ibunya tetap melakukan hobinya meski ia pun merasa aneh karena selepas kepergian ibunya banyak kejadian-kejadian aneh di rumah mereka. Keluarga Hendarto memiliki satu pembantu bernama Pak Karto (Him Damsik) yang sudah mulai sakit-sakitan karena kadang-kadang bengeknya kambuh.  Sejak kejadian itu Tomy menjadi aneh dan pendiam, ditambah lagi Herman menakut-nakuti kalau sesudah kematian, arwah orang tersebut masih berada di sekitar rumah mereka.

Kejadian-kejadian aneh dan kehidupan yang dingin dalam rumah mereka berlanjut setelah kedatangan pembantu yang baru saja datang ketika malam tiba bernama Bi Darminah(Ruth Pelupessy). Sejak kedatangan Darminah, Rita mendapati dirinya kalau ia melihat sosok kuntilanak.  Herman merasa kalau Darminah bukanlah orang baik-baik, sementara Pak Karto juga mencium gelagat tidak baik dari kelakuan Darminah yang aneh dan mencurigakan. Tomy yang sedang memperdalam ilmu hitam mencari buku buku yang akan di gunakan sebagai referensi untuk belajar, namun melihat Tomy yang galau pemilik buku menunjukkan buku tuntunan sholat dan menyuruh Tomy untuk menunaikannya.  Namun godaan pun di terima oleh Tomy kala mau menunaikan sholat di malam hari tiba-tiba ia didatangi sosok kuntilanak agar Tomy menghentikan solatnya.

Kejadian-kejadian aneh dan menakutkan selalu terjadi selepas kedatangan Darminah. Pak Karto yang merupakan penjaga  rumah Hendarto akhirnya ditemukan tewas tergantung, sedangkan Herman akhirnya harus tewas tertabrak truk.  Kematian Pak Karto dan Herman yang tragis seolah ada yang membangkitkan mereka untuk menjadi mayat hidup dan selalu mengejar Rita dan Tomy. Rita pun di kejar mayat hidup Herman sebelum akhirnya di tolong oleh Darminah.  Atas kejadian-kejadian tersebut akhirnya Rita dan Tomy  mengutarakan keinginan pada ayahnya untuk mengundang dukun agara dapat mengusir hantu-hantu yang ada di rumah tersebut.  Namun nasib naas bagi dukun tersebut karena ia tidak berhasil mengusirnya namun justru ia di serang oleh pecahan kaca dan vas bunga yang berterbangan. Setelah semua berakhir, tanpa sepengatahuan keluarga Hendarto, Darminah keluar rumah dengan berkerudung hitam menuju ke sebuah kuburan. Namun tanpa ia sadari Tomy mengikuti apa yang di lakukan Darminah.

 

Sesampai di kuburan, Darminah berusaha untuk memanggil arwah ibu Tomy dan membangkitkanya dan membunuh seluruh keluarganya. Tomy mengintipnya dari kejauhan, namun sial, ia ketahuan Bi Darminah. Langkah seribu di ambil oleh Tomy untuk menuju motornya. Ia berusaha menyalakan motor tapi sial sekali motornya tidak bisa di starter, sementara itu Darminah menyuruh mayat hidup Pak Karto, Herman dan Ibu Tomy untuk mengejar Tomy (kayaknya disini deg degan banget deh nontonnya hehe). Namun beruntung akhirnya Tomy berhasil menyalakan motornya dan bergegas memacunya untuk pulang. Ia menceritakannya pada Rita dan ayahnya. Namun meski Rita percaya apa yang dilakukan Darminah, tidak dengan ayahnya. Ia menuduh Tomy mengada-ada. Untuk membuktikannya ayahnya mengajak Tomy untuk mengecek kamar Darminah. Dan benar saja, Darminah ternyata ada di kamarnya dan sedang menjahit. (duh disini gedek banget tuh sama Darminah hahaha).

 

Keesokan harinya Rita dan Tomy berinisiatif untuk menggali kubur ibu mereka namun mayatnya masih ada dalam kuburnya. Sekembalinya dari kuburan ia sudah disongsong ayahnya dan memarahinya. Ia mengatakan kalau perbuatan Tomy dan Rita adalah gila. Namun demikian akhirnya Hendarto pun percaya setelah ia melihat langsung mayat hidup yang ingin membunuhnya, dari istrinya yang telah meninggal hingga karto dan Herman yang sudah berujud mayat hidup. Pada saat yang sama, Darminah keluar dari kamarnya dengan menggiring mayat hidup. Penampilan Darminah sangat menakutkan dengan mata yang tajam dan rambut kribonya. Akhirnya kedok Darminah terbuka, ia dapat dibasmi, dan keluarga Hendarto insyaf dan kembali kepadaNya untuk menjalankan ibadah.

*****

Pengabdi setan saya nobatkan sebagai film Horor Indonesia sepanjang masa meski film ini dianggap mencontoh dari film luar negeri berjudul Phantasm, namun menonton film ini adegan demi adegan terasa sangat menakutkan. Dan hingga saat ini belum ada film yang bisa menandingi Pengabdi Setan, meski itu film Suzanna.

Bayi Ajaib

Bayi Ajaib

  1. BAYI AJAIB

Film ini menduduki peringkat kedua terseram yang pernah penulis tonton. Adegan bayi yang jelmaan arwah seorang portugese menjadi magnet di film ini, bagaimana ia mulai berulah sejak dalam kandungan hingga lahir.

SINOPSIS  BAYI AJAIB:

Kosim (muni Cader) menemukan intan ketika sengaja mencarinya disungai yang menyebabkan ia Kaya, sementara Dorman (WD Mochtar) yang sama-sama mencarinya tidak menemukannya. Kedua orang ini adalah bakal calon lurah yang sedang menjagokan dirinya.  Melihat Kosim mendapatkan intan untuk membiayai pencalonannya membuat Dorman menggunakan caranya dengan menggunakan Roh moyangnya Alberto Dominique, seorang portugis yang mati digantung karena kekejamannya. Ia merasuk kedalam kandungan istri Kosim (Rina Hashim) yang sedang mengandung anak pertamanya. Kosim dianggap sebagai saingan Dorman sehingga ia perlu melakukan tindakan tersebut. Meski usia kandungan masih enam bulan, namun istri Kosim yang baru saja terperosok kedalam kuburan tua, pulang kerumah dengan menjerit-jerit, apalagi keanehan pun terjadi, kandungannya pindah ke belakang. Dan selang beberapa saat anaknya pun lahir. Namun keanehan kembali terjadi, anaknya lahir dalam keadaan terbungkus. Maka asisten dukun beranak pun menaruhnya di dapur di sebuah tempat, namun malang, tiba-tiba bayi tersebut tiba-tiba keluar dan menggigit leher. Asisten dukun beranakpun meninggal ditempat. Jeritan pun terdengar, Kosim lalu mencari asal suara. Namun ia hanya mendapati mayat perempuan tua, sedangkan anaknya tidak ada. Anaknya diketemukan terdampar di bangunan tua bekas peninggalan orang Portugis.

Kelahiran anak Kosim menjadi hal aneh, karena ia sering mendelik-delik, bahkan di sunat pisau sunatnya tidak mempan. Anak tersebut juga hampir membunuh ibunya ketika ia berhasil menarik Ibunya masuk kedalam sumur. Keanehan demi keanehan pun terjadi. Hal ini membuat aneh, terutama apa yang dikatakan oleh sang peramal. Saat itu istri Kosim hamil anak kedua, namun Anak pertamanya tidak akan membiarkan adiknya lahir, maka segala upaya ia gunakan untuk mencelakakan ibunya. Keanehan tersebut juga dirasakan oleh dukun beranak (Woly Sutinah) yang membantu melahirkan. Akhirnya dukun beranak tersebut pun mati di gigit oleh anak kosim yang sudah dirasuki roh jahat.

Sementara itu pemilihan lurah tetap berlangsung. Ada tiga calon yang maju yakni, Saleh, Dorman dan Kosim. Setelah diadakan pemilihan, Salehnya yang terpilih menjadi Lurah sedangkan Dorman dan Kosim kalah. Kekalahan Kosim ditengarai sebagai akibat dari anaknya yang telah di rasuki roh jahat. Ketika anaknya sedang menggigit dukun beranak, kosim bermaksud membunuhnya, namun ditolong oleh kiyai kampung tersebut. Akhirnya anak Kosim terbebas dari roh jahat, dan kini ia bisa di sunat oleh dukun sunat (Bokir)

Misteri Sumur Tua

Misteri Sumur Tua

  1. MISTERI SUMUR TUA

Miseteri Sumur tua menjadi film ketiga yang menduduki peringkat seram versi penulis.  Tanti Yosepha mampu membawa film ini menjadi lebih mencekam dan begitu dingin, cerita tentang pencurian mayat untuk kemudian di setubuhi yang di persembahkan untuk anaknya. Film ini begitu dingin sepi dan mencekam.

SINOPSIS MISTERI SUMUR TUA:

Film ini Diangkat dari Novel karya Ali Shahab berjudul Mayat-Mayat Merangsang.

Adegan di buka dengan kematian Ny. Margaretha istri dari tuan Gunawan(Muni Cader). Namun selang sehari, Mayat Ny. Margaretha hilang. Polisi berusaha menyelidiki hilangnya mayat Ny. Margaretha dengan berbagai kemungkinan. Belum selesai dengan  penyelidikan mereka, Mayat istri Tuan Gunawan sudah di kembalikan oleh pencurinya.  Dari hasil pemeriksaan di ketahui dalam mayat Ny. Gunawan terdapat garam hasil dari keringat yang mengering dan sperma.

Pencurinya ditengarai adalah seorang yang menderita kelainan seksual Nekrophilia atau orang yang suka meniduri mayat.  Adalah Omen (Syamsuri Kaempuan) yang bertugas mencuri dan mengembalikan mayat-mayat yang di curi atas tuduhan Ny. Netty.

Di desa tersebut tinggal Netty (Tanti Yosepha) seorang perempuan mantan pemain sandiwara keliling yang menjadi primadona,  istri dari tuan Karel almarhum yang di bunuh oleh Ny. Netty dengan meracuninya di sop jamur yang dimakannya, karena Ny. Netty mencintai Albert (Piet Pagau). Meski Netty memiliki seorang anak, Pieter (Bagus Santoso) namun perselingkuhan itu terjadi dan kematian Tuan Karel terjadi ketika Pieter masih berumur 12 tahun.  Pasca kematian suaminya, Netty menikah dengan Albert. Saat itu pula ia mengajak Meriem anak tiri Netty yang juga merupakan anak dari Tuan Karel untuk tinggal bersama ibu tirinya. Namun dibalik kebaikan Albert, ternyata diam-diam ia menyukai Meriem dan menidurinya hingga hamil. Keadaan ini di ketahui oleh Netty yang langsung membunuh Meriem dengan menyuruh Omen (Syamsuri Kaempuan) pembantu setianya untuk mencekiknya hingga tewas. Setelah Meriem tewas, Netty yang mengetahui kalau Pieter mencintai Meriem tapi pemalu menyuruhnya untuk meniduri Meriem ketika sudah menjadi mayat. Sementara itu Albert akhirnya ikut mati di tembak oleh Netty setelah melihat Pieter sedang tidur bersama Mayat Meriem. Netty Marah pada Albert karena telah berani tidur dengan anak tirinya.

Pieter merasa heran akan perintah mamanya yang selalu menyuruhnya meniduri mayat wanita yang cantik dan muda. Atas cerita Omen, akhirnya Pieter paham, kenapa setiap tanggal 13 Oktober selalu mendapat hadiah mayat wanita cantik, karena sebagai hadiah ulang tahunnya. Pieter akan disuruh untuk meniduri mayat tersebut.

*****

Ketika sedang menggembala, Pieter melihat seorang gadis dan sopirnya yang berhenti karena mobilnya mogok. Pieter menolongnya dengan mengambilkan air. Akhirnya Pieter berkenalan dengan perempuan tersebut yang bernama Martha (Hanna Wijdaya) anak dari Tuan Gunaw an. Bahkan Pieter dan Martha akhirnya saling suka.  Namun hal ini disembunyikan dari Ny. Netty karena pasti akan marah.  Namun akhirnya perbuatan Pieter di ketahui oleh Mamanya. Ia  marah pada Omen karena tidak memberitahukannya.

Penyelidikan polisi mulai membuahkan hasil. Ia mulai menyimpulkan atas korban-korban yang selalu terjadi pada tanggal 13 Oktober dan selalu di buang ke sumur.  Polisi mulai mengendus rumah Netty dan memancingnya untuk berbicara tapi tidak berhasil.

Pada tanggal 13 Oktober tepat ulang tahun Pieter yang ke 23, Martha di jemput oleh Omen, sementara sepeti biasa Pieter menunggunya di bukit. Namun ketika Pieter menunggu di bukit, atas perintah Netty, omen membawa Martha ke rumahnya.  Netty akan membunuh Martha agar Pieter menikmati tubuh mayat kembali ketika ulang tahun. Netty tidak ingin kalau Pieter yang sensitive akan disakiti hatinya oleh perempuan, namun jika dengan mayat maka Pieter tidak akan dibuat sakit hati, demikian alasan Netty. Namun Netty yang sudah sakit jiwa dengan menjerumuskan anaknya untuk menikmati tubuh mayat semakin marah ketika Martha bilang kalau ia mencintai Pieter. Netty menyuruh Omen untuk mencekik Martha. Namun Omen menolaknya dengan melempar benda yang ada di dekatnya pada Netty. Netty semakin marah dan menembak Omen.

Netty semakin marah pada Martha karena sejak kehadirannya, anaknya Pieter dan Omen berani berkhianat pada Netty. Ketika Netty bersiap membunuh Martha, saat itulah Polisi datang.  Namun karena Netty melawan, terpaksa Polisi menembak Netty. Pieter kembali dari bukit dan mendapati mamanya yang sedang sekarat. Akhirnya Netty tewas.

Telaga ANgker

Telaga ANgker

  1. TELAGA ANGKER

Film telaga angker menduduki peringkat ke 4 terseram yang pernah penulis tonton. Suzanna memang menjadi ikon film horror pada masanya, dan ia berhasil membuat takut dalam film ini di bandingkan dengan film-film Suzanna lainya. Aroma mistis dan komedi selalu ada dalam film-film Suzanna. Adegan di kamar mandi/toilet menjadi adengan terseram dan mengagetkan di film ini.

SINOPSIS TELAGA ANGKER.

Anita(Suzanna) yang tengah mengandung, menjadi korban keganasan penjahat. Ia bersama Lenny, adik suaminya dibunuh, mobilnya ditenggelamkan ke dalam telaga. Ketika peristiwa itu terjadi, suaminya Robby(George Rudy) tengah menjemput anaknya, Sandy. Langkah pencarian bersama satuan polisi dikerahkan, tetapi tak ada hasil. Sementara itu, ada penelepon gelap, mengaku bahwa kelompoknya telah membunuh Anita dan Lenny.

Suatu malam keluarga Robby amat gembira, Anita telah kembali ke kamarnya bagaikan mimpi. Keesokan harinya Anita menghilang kembali entah ke mana. Paman Wijaya, kakak kandung Anita, datang terutama untuk menghibur Sandy. Kesedihan menjadi bertambah tatkala Robby yang berusaha mencari sendiri pembunuh istrinya juga menjadi korban keganasan para penjahat itu.

Akibatnya, arwah Anita yang masih gentayangan, meneror dan membunuh para pelaku kejahatan tersebut. Ada beberapa adegan yang membuat kaget dan tentu takut. Naluri keibuan Anita menghendaki Sandy agar ikut serta ke tempatnya. Paman Wijaya yang saleh dan taat beragama, berhasil menenteramkan arwah Anita. Akhirnya kematian Anita pun di sempurnakan agar tidak mengganggu lagi.

 

Faridha Pasha - Dukun Ilmu Hitam

Faridha Pasha – Dukun Ilmu Hitam

  1. DUKUN ILMU HITAM

 

Dukun Ilmu hitam menjadi film peringkat kelima terseram yang pernah penulis tonton, kehadiran Farida Pasha dan Ruth pelupessy di film ini menjadi daya Tarik tersendiri. Ruth pelupessy memiliki wajah angker. Bagaimana ceritanya?

SINOPSIS DUKUN ILMU HITAM

Dewi (Ruth Pelupessy )terkena kutukan menjadi ular. Di dalam Sarangnya ia disarankan untuk meminum darah wanita yang memiliki bayi. Dewi akhirnya mencari korban seorang wanita yang memiliki bayi perempuan. Dengan wujudnya sebagai ular Dewi membelit wanita tersebut dan menghisap darahnya. Maka setelah meminum darah perempuan itu, Dewi berubah wujud menjadi manusia. Melihat bayi dari anak wanita tersebut, Dewi membawanya untuk dibawa kesarangnya di Goa untuk menemani anaknya yang berujud ular yang kemudian berubah menjadi bayi yang bersisik dipipinya.

Sementara itu suami dari perempuan tersebut setelah berupaya menolong istrinya, akhirnya juga harus mati karena ulah dari Dewi. Namun sebelum mati, ia bertemu dengan Pak Guru (WD Mochtar) dan muridnya yang dan menitipkan pesan agar ia menjaga anaknya yang dibawa pergi oleh Dukun Ilmu Hitam. Ia menceritakan cirri-ciri anaknya yang memiliki tanda hitam di tangannya.

Setelah berubah menjadi manusia, Dewi menemui suaminya Hasan (Dadang Iskandar) untuk memberitahukan bayinya dan ada lagi bayi satunya yang dicuri. Dewi tidak mau mengurus bayinya dan menyerahkan pada Hasan seorang Dukun yang pernah di usir dari kampung Pak Guru.

****

Kini mereka sudah tumbuh dewasa. Kedua bayi tersebut di beri nama Sari (Farida Pasha) dan Maya (Dian Ariestya). Keduanya di beri bekal ilmu hitam oleh ayahnya. Namun sifat Sari dan Maya sangat berbeda. Sari sering marah-marah karena mukanya jelek sedangkan Maya berparas cantik. Mereka tinggal di sebuah gubuk yang tersembunyi dari kampung penduduk. Mereka juga menghindari agar tidak terlihat dari penduduk kampung. Hanya Maya saja yang sesekali di suruh mencuci baju ke sungai. Suatu hari, baju milik Sari warna merah hilang. Sari marah, namun di lerai oleh ayahnya. Sementara itu Maya akhirnya kembali ke sungai untuk mengambil air. Saat disungai, ia melihat baju merah milik Sari yang hilang. Ia bermaksud mengambilnya, namun disaat itulah muncul Panji (Ray Sahetapi). Secara kebetulan Panji melihat tanda hitam ditangan Maya. Panji pun memberitahukan pada Pak Guru. Singkat cerita Panji dan Maya akhirnya menikah, setelah Maya melepaskan diri dari Hasan dan Sari. Sari tentu saja berang.

Mereka terus menganggu dengan ilmu hitamnya, hingga suatu hari Sari menemui anak Maya dan Panji. Ia memberikan ular yang dipaksa ditelan kemulut anak Maya. Mengetahui anaknya dalam bahaya Maya berusaha menolongnya. Malang, ular yang berada di tubuh anaknya tertelan sendiri. Sehingga sikap Maya berubah. Ia menjadi beringas dan mencari mangsa. Namun akhirnya Maya berhasil di selamatkan oleh pak Guru.

Diakhir kisah, akhirnya Sari dan Hasan harus menemui ajalnya akibat perbuatannya sendiri, dan orang-orang kampung berteriak kegirangan puas karena mereka sudah tidak ada yang mengganggu lagi.

 

Nah sekarang mau pilih yang mana? Yuk di coba, walau masing masing orang berbeda beda tingkat keseramanya. Ada film-film lain yang layak untuk ditonton. Cintai Film Indonesia

Advertisements

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

BAYI AJAIB

Posted by Toto Andromeda on July 4, 2013

Bayi Ajaib

Bayi Ajaib

JUDUL FILM                        : BAYI AJAIB

SUTRADARA                       : TINDRA RENGAT

CERITA                                  : W NGADIMAN

SKENARIO                           : TINDRA RENGAT

PRODUSER                          : W NGADIMAN

PRODUKSI                           :  PT.  EMPAT GAJAH FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1982

JENIS                                     : FILM DRAMA HOROR

PEMAIN                              : RINA HASHIM, MUNI CADER, WD MOCHTAR, BOKIR, RIZWI IBRAHIM, WOLLY SUTINAH

Rina Hashim Si Ibu Bayi ajaib

Rina Hashim Si Ibu Bayi ajaib

SINOPSIS :

Kosim (muni Cader) menemukan intan ketika sengaja mencarinya disungai yang menyebabkan ia Kaya, sementara Dorman (WD Mochtar) yang sama-sama mencarinya tidak menemukannya. Kedua orang ini adalah bakal calon lurah yang sedang menjagokan dirinya.  Melihat Kosim mendapatkan intan untuk membiayai pencalonannya membuat Dorman menggunakan caranya dengan menggunakan Roh moyangnya Alberto Dominique, seorang portugis yang mati digantung karena kekejamannya. Ia merasuk kedalam kandungan istri Kosim (Rina Hashim) yang sedang mengandung anak pertamanya. Kosim dianggap sebagai saingan Dorman sehingga ia perlu melakukan tindakan tersebut. Meski usia kandungan masih enam bulan, namun istri Kosim yang baru saja terperosok kedalam kuburan tua, pulang kerumah dengan menjerit-jerit, apalagi keanehan pun terjadi, kandungannya pindah ke belakang. Dan selang beberapa saat anaknya pun lahir. Namun keanehan kembali terjadi, anaknya lahir dalam keadaan terbungkus. Maka asisten dukun beranak pun menaruhnya di dapur di sebuah tempat, namun malang, tiba-tiba bayi tersebut tiba-tiba keluar dan menggigit leher. Asisten dukun beranakpun meninggal ditempat. Jeritan pun terdengar, Kosim lalu mencari asal suara. Namun ia hanya mendapati mayat perempuan tua, sedangkan anaknya tidak ada. Anaknya diketemukan terdampar di bangunan tua bekas peninggalan orang Portugis.

Bayi ajaib

Bayi ajaib

Melahirkan Bayi Ajaib

Melahirkan Bayi Ajaib

 

Kelahiran anak Kosim menjadi hal aneh, karena ia sering mendelik-delik, bahkan di sunat pisau sunatnya tidak mempan. Anak tersebut juga hampir membunuh ibunya ketika ia berhasil menarik Ibunya masuk kedalam sumur. Keanehan demi keanehan pun terjadi. Hal ini membuat aneh, terutama apa yang dikatakan oleh sang peramal. Saat itu istri Kosim hamil anak kedua, namun Anak pertamanya tidak akan membiarkan adiknya lahir, maka segala upaya ia gunakan untuk mencelakakan ibunya. Keanehan tersebut juga dirasakan oleh dukun beranak (Woly Sutinah) yang membantu melahirkan. Akhirnya dukun beranak tersebut pun mati di gigit oleh anak kosim yang sudah dirasuki roh jahat.

Bokir gagal menyunat si bayi ajaib karena alot kulitnya

Bokir gagal menyunat si bayi ajaib karena alot kulitnya

Bayi Ajaib membunuh...

Bayi Ajaib membunuh…

 

Sementara itu pemilihan lurah tetap berlangsung. Ada tiga calon yang maju yakni, Saleh, Dorman dan Kosim. Setelah diadakan pemilihan, Salehnya yang terpilih menjadi Lurah sedangkan Dorman dan Kosim kalah. Kekalahan Kosim ditengarai sebagai akibat dari anaknya yang telah di rasuki roh jahat. Ketika anaknya sedang menggigit dukun beranak, kosim bermaksud membunuhnya, namun ditolong oleh kiyai kampung tersebut. Akhirnya anak Kosim terbebas dari roh jahat, dan kini ia bisa di sunat oleh dukun sunat (Bokir) .

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

DICKY ZULKARNAEN DALAM FILM ” KRAKATAU “

Posted by Toto Andromeda on April 10, 2013

Krakatau

Krakatau

JUDUL FILM                        : KRAKATAU

SUT. RADARA                    : SANDY SUWARDI HASAN

CERITA                                  : GANES TH

SKENARIO                           : GANES TH

TAHUN PRODUKSI           : 1977

PRODUKSI                           : PT TATY & SONS FILM

JENIS                                     : FILM LAGA

PEMAIN                              : DICKY ZULKARNAIN, TUTY KIRANA, WD MOCHTAR, DEBBY CHINTYA DEWI, A DARMAWAN, TONY HIDAYAT, MUNI CADER

SINOPSIS :

Wiraganda (Dicky Zulkarnaen) diutus oleh gurunya di perguruan Krakatau untuk mencari muridnya yang telah murtad bernama Bodin(WD Mochtar) yang telah bertahun-tahun meninggalkan perguruan. Wiraganda di suruh mencarinya ke daerah Tanjung Kait. Untuk menyamarkan siapa Wiraganda agar Bodin mau muncul saat di cari oleh orang-orang Krakatau, maka Wiraganda diganti namanya menjadi Somad. Selama bertahun-tahun perguruan Krakatau mengutus muridnya untuk mencari Bodin, namun ia tidak pernah muncul.

Maka pergilah Somad ke tempat yang di tunjuk oleh gurunya. Sesampai di tempat tujuan, Somad sudah di hadang oleh para jagoan tuan tanah karena Somad memecahkan kendi yang di bawa oleh anak penghulu (Tuti Kirana). Bahkan kedatangan Somad ke tempat tersebut dilarang untuk mendatangi mesjid oleh Penghulu, karena selama ini dilarang oleh Tirtaganda (A Darmawan) setelah kematian murid perguruan Krakatau di mesjid tersebut. Namun somad member pengertian pada Penghulu. Kedatangan Somad langsung mendapat tuduhan dari Tirtaganda atas tuduhan mencuri jam emas berantai miliknya. Namun Somad mengelaknya. Untuk membuktikannya Somad berhasil menangkap pencuri yang sesungguhnya dan diserahkan pada Tirtaganda. Pencuri tersebut beralasan telah jatuh dari pohon sehingga dapat di tangkap oleh Somad, namun ayah Tirta, Bodin (WD Mochtar) yang selalu bersembunyi mengenali pukulan yang ada di tubuh Gobang si pencuri adalah pukulan dari orang-orang Krakatau.

Berita keberhasilan Somad menangkap Gobang sampai juga ke telinga Surya(Muni Cader) yang juga saudara dari Tirtaganda namun hidup terpisah darinya. Surya sebenarnya adalah pewaris sah anak tuan tanah sebelum akhirnya di geser oleh Tirtaganda yang sebenarnya tidak berhak. Hal ini diketahui dari kapte laut (Tony Hidayat). Namun atas kesewenang-wenangan Tirtaganda, maka Surya tersingkir dan hidup terpisah dengan Istrinya Inah (Debby Chintya Dewi). Surya akhirnya berkenalan dengan Somad dan mengajaknya untuk tinggal dirumahnya. Namun hal ini selalu diawasi oleh anak buah Tirta.

*****

Sepak terjang Somad tidak disukai oleh Tirta sehingga dengan menggunakan caranya ia menghasut Surya namun tidak berhasil. Justru Inah, istri Surya yang telah membocorkan rahasia Somad pada Tirta, Surya merasa sebagai Sahabat Somad membelanya, namun malang, ia harus tewas di tangan Tirta. Tirta menggunakan caranya untuk memancing Somad keluar, maka terjadilah pertarungan. Tirta mengeluarkan tembakan dan mengenai anak buahnya dan Bodin yang pura-pura mati dan ditolong Somad. Namun ketika somad pergi, Bodin bangun . Saat bersamaan meletuslah gunung Krakatau. Masyarakat berlarian menyelamatkan diri, sementara itu Siti(Tuti Kirana) anak penghulu di tangkap oleh Tirta. Mereka pun mengejar Tirta untuk membebaskan Siti.Belakangan diketahui kalau penghulu adalah salah seorang murid dari Krakatau juga. Maka bersama Somad ia ingin membereskan semuanya. Diketahui juga bahwa orang yang dicari Somad sebenarnya adalah Suganda, namun tidak diketahui siapa Suganda dan yang mana.

Melihat keadaan Tirta yang terdesak akhirnya Suganda alias Bodin pun menampakkan diri. Pertarungan pun tidak terelakkan, namun Suganda melarang Somad untuk melawannya karena ia mengaku kalau Suganda adalah ayahnya. Untuk meyakinkan Somad yang bernama asli Wiraganda, Suganda gamenceritakan semuanya, termasuk siapa Tirta sebenarnya.Tirta akhirnya terbunuh oleh Somad. Tirta sebenarnya adalah anak dari Tuan tanah sebelumnya dari istri Suganda yang sekarang. Sedangkan Suganda  akhirnya takluk dengan guru Somad setelah berkelahi dan mau diajak ke perguruan Krakatau.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

SENGSARA MEMBAWA NIKMAT

Posted by Toto Andromeda on March 5, 2013

Sengsara membawa Nikmat

Sengsara membawa Nikmat

Masih ingat drama seri yang di angkat dari novel karya Sutan Sati yang di terbitkan oleh Balai Pustaka 1929? Sengsara Membawa Nikmat, merupakan drama seri yang diangkat dari novel yang di tayangkan secara berseri karena panjangnya cerita di TVRI pada tahun 1991 sesaat setelah sebelumnya juga tayang drama seri karya Marah Rusli yang diangkat ke layar kaca dengan judul Siti Nurbaya.

Sengsara Membawa Nikmat merupakan merupakan serial yang sangat layak untuk di tonton, Di bintangi oleh Sandy Nayoan sebagai Midun yang juga merupakan tokoh utama dalam novelnya, Arief Rivan sebagai Kacak, dan juga ada Dessy Ratnasari sebagai Halimah, serta di dukung oleh pemain-pemain seperti Septian Dwi Cahyo, Fendy Sukowati, Herman Ngantuk, WD Mochtar. Drama Produksi TVRI ini di sutradarai oleh Agus Wijoyono.

Di kisahkan, di Bukittinggi Sumatera Utara seorang remaja Midun (Sandy Nayoan) selalu di musuhi oleh Kacak (Arief Rivan) kemenakan dari Raja kampung yang congkak dan sombong serta suka berbuat Onar.  Permusuhan ini di landasi rasa iri dan dendam kepada Midun. Berbagai upaya di lakukan kacak untuk mengalahkan Midun, baik secara langsung maupun melalui kaki tangannya.

Karena sebuah fitnah, Midun di penjara dan di buang ke Padang. Namun karena perangainya yang jujur Midun dapat berkenalan dengan Halimah (Dessy Ratnasari). Nasib membawa Midun ke Pulau Jawa untuk mengantar Halimah ke ayah kandungnya yang tinggal di Bogor. Pasang surut mewarnai kehidupan Midun di Perantauan. Sementara ayahnya di kampung halaman meninggal dunia dan harta warisannya menjadi incaran Sutan Manindih yang ternyata kaki tangan Kacak.

Namun berkat kegigihan dan kejujuran Midun, akhirnya ia berhasil meraih jabatan sebagai Asisten Demang dan memperistri Halimah. sementara kacak akhirnya ditangkap dan di jebloskan ke penjara.

Penasaran? mari kita bernostalgia dan menontonnya

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , | 3 Comments »

DUKUN BERANAK

Posted by Toto Andromeda on January 14, 2013

Jadul0113JUDUL FILM                        : DUKUN BERANAK

SUTRADARA                       : BAY ISBAHI

CERITA                                  : R.A.F

SKENARIO                           :R.A.F

MUSIK                                  :

PRODUSER                          :  TUTY S

TAHUN PRODUKSI           : 1977

PRODUKSI                           : PT DIAH PITALOKA  FILM JABAR  & PT SURYA KRESTA FILM

JENIS                                     : FILM HORROR

PEMAIN                              : WD MOCHTAR, SOFIA WD, KELLY KALYUBI, TOETI MAYANG, YETTY  SYARIFAH, NANI WIJAYA, RD MOCHTAR, ADANG MANSYUR, TAUFIK ABAS

SINOPSIS :

Ketika pertunjukan ronggeng, Kang Agus suami dari  Anis (Neti S) tergoda akan kecantikan salah seorang ronggeng hingga Agus meniduri ronggeng tersebut.  Merasa cemburu, Anis tidak terima dan akhirnya berantem dengan Agus. Agus merasa benar. Akhirnya ia mengusir Anis dari rumah dalam kondisi hamil besar.

Tanpa tujuan kemana perginya Anis, akhirnya Anis mencari rumah Mak Onak (Sofia WD) dukun beranak yang sakti. Atas bantuan Mak Onah dengan persyaratan yang di sepakati oleh Anis, akhirnya Mak Onah membantu Anis untuk menjadikannya cantik dan segar sehingga dapat memikat setiap lelaki. Meski persyaratannya berat, namun Anis menyanggupinya untuk membalaskan dendam pada suaminya, Kang Agus. Persyaratan agar dapat merubah wajah Anis adalah dengan membunuh bayi setiap malam purnama.  Korban pertama  adalah anaknya sendiri. Maka berubahlah wajah Anis menjadi cantik. Namun setiap kali perubahan cantik tersebut akan hilang setiap malam bulan purnama. Wajah Anis akan menjadi buruk rupa sebelum menemukan bayi korbannya.

Setelah menjadi cantik, Anis dirubah namanya menyadi Nyi Mayang oleh Mak Onah. Ia dapat memikat Kang Agus yang tidak menyadari kalau Nyi Mayang adalah istrinya yang di usirnya. Setelah puas membalas dendam pada Kang Agus, Anis ingin mengembalikan wajahnya semula. Namun syaratnya adalah Anis harus mencari janda yang belum di sentuh oleh suaminya. Belum lagi niat tersebut terlaksana, Mak Onak mati akibat ulahnya sendiri , sementara Anis yang berusaha mengembalikan mukanya pada seorang janda akhirnya tidak berhasil. Namun Anis akhirnya berhasil membunuh suaminya, Agus.

Seperti kebiasaan ilmu-ilmu setan lainnya, Nyi Anis juga panas ketika terdengar ayat Al Quran di bacakan.  Namun sayang Anis tidak berhasil memindahkan ilmunya pada seorang janda yang belum disentuh suaminya. Maka berakhirlah petualangan Anis.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , | 3 Comments »

FARIDA PASHA & RAY SAHETAPY DALAM FILM ” DUKUN ILMU HITAM “

Posted by Toto Andromeda on January 12, 2012

Dukun Ilmu Hitam

JUDUL FILM                        : DUKUN ILMU HITAM

SUTRADARA                       : A HARRIS

SKENARIO                           : CALLIA M

PRODUSER                          : NY LEONITA SUTOPO

PRODUKSI                           :  PT.INEM  FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1981

JENIS                                     : FILM HORROR

PEMAIN                              : FARIDA PASHA, RAY SAHETAPI, DIAN ARIESTYA, WD MOCHTAR, WATY SIREGAR, URIP ARPHAN, RUTH PELUPESSY, ANNA YOHANA

SINOPSIS :

Dewi (Ruth Pelupessy )terkena kutukan menjadi ular. Di dalam Sarangnya ia disarankan untuk meminum darah wanita yang memiliki bayi. Dewi akhirnya mencari korban seorang wanita yang memiliki bayi perempuan. Dengan wujudnya sebagai ular Dewi membelit wanita tersebut dan menghisap darahnya. Maka setelah meminum darah perempuan itu, Dewi berubah wujud menjadi manusia. Melihat bayi dari anak wanita tersebut, Dewi membawanya untuk dibawa kesarangnya di Goa untuk menemani anaknya yang berujud ular yang kemudian berubah menjadi bayi yang bersisik dipipinya.

Sementara itu suami dari perempuan tersebut setelah berupaya menolong istrinya, akhirnya juga harus mati karena ulah dari Dewi. Namun sebelum mati, ia bertemu dengan Pak Guru (WD Mochtar) dan muridnya yang dan menitipkan pesan agar ia menjaga anaknya yang dibawa pergi oleh Dukun Ilmu Hitam. Ia menceritakan cirri-ciri anaknya yang memiliki tanda hitam di tangannya.

Setelah berubah menjadi manusia, Dewi menemui suaminya Hasan (Dadang Iskandar) untuk memberitahukan bayinya dan ada lagi bayi satunya yang dicuri. Dewi tidak mau mengurus bayinya dan menyerahkan pada Hasan seorang Dukun yang pernah di usir dari kampung Pak Guru.

****

Kini mereka sudah tumbuh dewasa. Kedua bayi tersebut di beri nama Sari (Farida Pasha) dan Maya (Dian Ariestya). Keduanya di beri bekal ilmu hitam oleh ayahnya. Namun sifat Sari dan Maya sangat berbeda. Sari sering marah-marah karena mukanya jelek sedangkan Maya berparas cantik. Mereka tinggal di sebuah gubuk yang tersembunyi dari kampung penduduk. Mereka juga menghindari agar tidak terlihat dari penduduk kampung. Hanya Maya saja yang sesekali di suruh mencuci baju ke sungai. Suatu hari, baju milik Sari warna merah hilang. Sari marah, namun di lerai oleh ayahnya. Sementara itu Maya akhirnya kembali ke sungai untuk mengambil air. Saat disungai, ia melihat baju merah milik Sari yang hilang. Ia bermaksud mengambilnya, namun disaat itulah muncul Panji (Ray Sahetapi). Secara kebetulan Panji melihat tanda hitam ditangan Maya. Panji pun memberitahukan pada Pak Guru. Singkat cerita Panji dan Maya akhirnya menikah, setelah Maya melepaskan diri dari Hasan dan Sari. Sari tentu saja berang.

Mereka terus menganggu dengan ilmu hitamnya, hingga suatu hari Sari menemui anak Maya dan Panji. Ia memberikan ular yang dipaksa ditelan kemulut anak Maya. Mengetahui anaknya dalam bahaya Maya berusaha menolongnya. Malang, ular yang berada di tubuh anaknya tertelan sendiri. Sehingga sikap Maya berubah. Ia menjadi beringas dan mencari mangsa. Namun akhirnya Maya berhasil di selamatkan oleh pak Guru.

Diakhir kisah, akhirnya Sari dan Hasan harus menemui ajalnya akibat perbuatannya sendiri, dan orang-orang kampung berteriak kegirangan puas karena mereka sudah tidak ada yang mengganggu lagi.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

WD MOCHTAR DALAM FILM “WADJAH SEORANG LAKI-LAKI”

Posted by Toto Andromeda on June 10, 2011

JUDUL FILM                        : WADJAH SEORANG LAKI-LAKI

SUTRADARA                       : TEGUH KARYA

PRODUSER                          : TURINO DJUNAEDY

CERITA                                  : TEGUH KARYA

SKENARIO                           : TEGUH TEGUH KARYA

MUSIK                                  : IDRIS SARDI

PRODUKSI                           :  PT.  FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1971

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : WD MOCHTAR, RIMA MELATI, SLAMET RAHARDJO, TUTI INDRA MALAON, TITI QODARSIH, WOLLY SUTINAH, N RIANTIARNO, HENGKY SOLEMAN

SINOPSIS :

Film ini mengambil setting di Batavia. Amalo (Slamet Rahardjo) menjadi kesal dan berontak karena ayahnya, Ambu Kapitan (WD Mochtar) seorang penjaga kuda-kuda milik kompeni kawin  lagi dengan Nona Stella seorang keturunan Kompeni. Amalo tidak terima karena ayahnya yang tidak bertanggungjawab hingga ibu kandungnya meninggal ketika sakit karena ayahnya jarang pulang. Amalo di tinggal ibunya ketika masih berusia 14 tahun. Sedangkan ayahnya jaran g sekali pulang. Setelah ibunya meninggal, dengan perasaan yang masih sakit hati pada Ayahnya, Amalo tidak mau mengakui ibu tirinya. Sementara Adik-adik Amalo juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Akhirnya Amalo pergi meninggalkan rumah untuk menjadi buruh ikan di pelabuhan.  Namun demikian Amalo kerap mengunjungi seorang wanita, Ina (Rima Melati) yang ia sukai namun disukai oleh sahabatnya juga , Runtu (N Riantiarno). Namun kemudian Runtu justru menikahi Ina ketika Amalo tidak pulang-pulang, yang membuahkan seorang anak.

Sedangkan Amalo, selama dalam pelarian, ia membantu para pejuang untuk mencuri kuda-kuda kompeni dan juga bedil-bedil kompeni dengan bantuan seorang penari.  Karena kuda-kuda adalah tanggungjawab Ambu Kapitan, maka akhirnya sebagai bentuk pertanggungjawaban, rumah Ambu kapitan di segel. Sementara itu Ambu sendiri pergi dengan kesenangannya setelah istrinya yang dinikahi kembali kabur dari dirinya. Sedangkan anak-anaknya dibiarkan terlantar.

***

Setelah lama dalam pelarian, akhirnya Amalo kembali dan mendapati rumahnya sudah tidak ada, namun ia bisa bertemu adik perempuannya (Titi Qodarsih) yang suka membantu di warung Tiur (Tuti Indra Malaon). Amalo juga kembali bertemu dengan Ina yang kini sudah memiliki suami. Hal ini membuat Runtu cemburu dan melaporkannya pada Kompeni. Puncaknya Amalo ditangkap, namun bisa lolos.

Di akhir kisah, Amalo harus meregang nyawa setelah di tembak mati oleh ayahnya sendiri, Ambu Kapitan ketika Amalo sedang mencuri kuda. Belakangan juga di ketahui kalau Runtu adalah saudara seayah lain ibu, akibat hubungan tidak senonoh ayahnya terhadap ibu Runtu.

****

Wadjah Seorang laki-laki merupakan film garapan sutradara Kenamaan Teguh Karya yang selalu meramunya dengan pemain-pemain teater, sehingga tidak hanya sekedar tontonan acting film saja, namun suasana teatrikal yang kental akan terasa.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

WD MOCHTAR & MINATI ATMANEGARA DALAM FILM “PAK SAKERAH”

Posted by Toto Andromeda on June 6, 2011

JUDUL FILM        : PAK SAKERAH

SUTRADARA       : BZ KADARYONO

PRODUSER          : SUSANTO WIJAYA

SKENARIO           : BZ KADARYONO

PRODUKSI           : PT. MERDEKA JAYA PUTRA FILM

TAHUN PROD    : 1982

JENIS                     : CERITA RAKYAT

PEMAIN               : WD MOCHTAR, ALAN NUARI, MINATI ATMANEGARA, CHINTAMI ATMANEGARA, TIEN KADARYONO, USBANDA, CHAIDAR DJAFAR , SOFIA WD

SINOPSIS :

Pak Sakerah adalah jagoan dari Bangil pada masa Belanda. Sakerah(WD Mochtar) merupakan jagoan yang di takuti oleh Belanda maupun para antek-anteknya, pribumi yang berkhianat terhadap bangsanya sendiri.

Pak Sakerah menghalangi para cecunguk Belanda yang ingin merampas tanahnya.  Pengkhianat-pengkhianat ini bekerja pada meneer Belanda, Van De Reck. Dengan memungut pajak yang tinggi, mereka akhirnya akan merampas tanahnya apabila tidak mampu membayar pajak.

Sakerah adalah seorang Mandor di pabrik gula yang mengkoordinir anak buahnya di kebun tebu. Sakerah memiliki dua orang istri, Kinten (Tien Kadaryono) istri tuanya dan Marlena (Minati Atmanegara) istri mudanya. Meski kedua istrinya tinggal dalam satu atap, namun kedua istri Sakerah sangat rukun. Disamping kedua istrinya, di rumah juga tinggal Brudin (Alan Nuari) yang dititipkan pada Sakerah. Tinggal bersama pamannya membuat Brudin angkuh dan Sombong. Kerjaannya adalah berjudi dan menggoda wanita. Seringkali Brudin meminta uang pada Marlena istri muda Sakerah ketika Sakerah dan istri tuanya tidak ada dirumah. Karena beberapa kali merasa terancam, terpaksa Marlena memberikan uang , bahkan kalung yang dimiliki agar tidak di goda oleh Brudin.

Sakerah sendiri terkenal Alim dan selalu membela kaum negerinya sendiri, namun Sakerah memiliki kelemahan yaitu suka nonton Tayub tandak Samirah.

Suatu hari di pabrik tebu, Sakerah mendapat laporan dari anak buahnya akan kesewenang-wenangan tuan Markus yang akhirnya melalui senjata celurit yang selalu di bawaanya Sakerah membunuh Tuan Markus. Sakerah pun akhirnya menjadi buronan para petinggi Belanda. Sakerah cukutap licin dan tidak tertangkap. Namun akhirnya Sakerah berhasil di tangkap ketika sedang bersembunyi di rumah Ibunya, karena mereka menyandera Ibunya. Sakerah di jebloskan ke penjara.

Di dalam penjara, Sakerah tidak tinggal diam. Ketika mendapat laporan dari temannya yang menjenguknya, Patas, bahwa kompeni semakin merajalela dan kekurangajaran Brudin yang telah berkhianat dan menggoda istri mudanya, membuat Sakerah berhasil meloloskan diberi dari penjara. Sakerah memiliki kekuatan untuk melenturkan besi sehingga berhasil keluar.

Selama dalam pelarian, Sakerah di sembunyikan oleh Patas di suatu tempat yang hanya di ketahui berdua. Sakerah juga membunuhi para antek-antek kompeni sehingga meresahkan mereka, namun demikian persembunyiannya tidak dapat mereka ketahui. Untuk menangkap Sakerah, akhirnya mereka menggunakan siasat dengan memanggil jago silat yang juga murid satu perguruan dengan Sakerah. Bakri dan kawannya di panggil untuk membantu kompeni dengan imbalan sejumlah uang, karena kedua orang inilah yang mengetahui kelemahan Sakerah.  Usaha memancing keluar sakerah berkali-kali di lakukan dengan melakukan pertunjukkan tayub. Setelah beberapa kali di adakan pertunjukkan akhirnya Sakerah muncul dan dapat di perdaya. Sakerah tertangkap.

Melaui pengadilan Bangil, akhirnya setelah di adili, Sakerah di vonis hukuman gantung sampai mati. Meski demikian, Sakerah berjanji meski ia mati namun semangat Sakerah akan tetap hidup. Sebelum di gantung, permintaan Sakerah terakhir adalah untuk melakukan Sholat subuh.

******

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments »

BARRY PRIMA & ADVENT BANGUN DALAM FILM ” SI BUTA VS JAKA SEMBUNG”

Posted by Toto Andromeda on February 18, 2010

Barry Pirma & Advent Bangun : Si Buta vs Jaka Sembung

JUDUL FILM        : SI BUTA VS JAKA SEMBUNG

SUTRADARA       : DASRI YAKOB

PRODUSER          : SABIRIN KASDANI

PRODUKSI           : RAPI FILM

TAHUN PROD    : 1983

JENIS                     : FILM LAGA

PEMAIN               : BARRY PRIMA, ADVENT BANGUN, WD MOCHTAR, ZURMAINY, SRI GUNDY SINTARA, H SJAMSUDIN SAFEI, DJAIR WARNIPONAKANDA, VIVI RIO, GRACE SAHARA

SINOPSIS :

Kompeni Belanda mengobrak abrik rumah warga karena mencari Jaka Sembung (Barry Prima) yang kian meresahkan Kompeni karena sepak terjangnya. Merasa kewalahan untuk mencari Jaka Sembung, akhirnya Kompeni mengadakan sayembara bagi para jago-jago persilatan, dan siapapun pemenangnya mendapatkan hadiah 100 ringgit. Maka berdatanganlah jago-jago persilatan untuk menjadi pemenangnya, termasuk Soca Indrakusuma (Advent Bangun) alias Si Buta dari gunung Iblis.  Akhirnya Sibutalah pemenangnya. Seratus Ringgitpun diterima. Tugas utama yang harus dijalani oleh Si Buta adalah menangkap Jaka Sembung yang merupakan musuh Kompeni dengan upah 500 ringgit. Namun Si Buta menawar untuk menjadi 1000 ringgit jika berhasil menangkap Jaka Sembung, dan disetujui oleh kompeni.

Akhirnya dilakukanlah pencarian Jaka Sembung dengan dibantu oleh pasukan kompeni.  Di suatu persawahan Jaka Sembung yang ditantang oleh Si Buta akhirnya keluar dari persembunyian dan terjadilah perkelahian antara keduanya. Si Buta yang dari mulai sayembara hingga saat berhadapan dengan Jaka Sembung selalu dibayangi oleh Dewi Manggi (Sri Gundy Sintara) yang selalu membantunya dengan memberikan bantuan melalui bisikan-bisikannya.

Akhirnya Si buta berhasil menangkap Jaka Sembung dan berhasil memenggal kepalanya untuk diserahkan pada Kompeni. Merasa yakin, kompeni akhirnya menyerahkan hadiah 1000 ringgit uang emas pada Si Buta. Namun setelah menyerahkan uang, Kompeni ingkar janji, ia menyerang Si buta hingga terluka parah. Si Buta berhasil menghabisi kompeni, namun malang ia tertembak dan terluka parah. Si Buta ditolong oleh Dewi Manggi yang selama ini menyimpan hati padanya. Ketika pingsan Dewi Manggi yang telah bernafsu akhirnya menciumi dan menggauli Si Buta dengan nafsu, namun ketika sadar Si Buta menolak dan marah karena cintanya sudah dikubur bersama kekasihnya yang telah meninggal. Manggi marah dan sebagai gantinya meminta uang hadiah dari kompeni untuk dirinya. Namun Si Buta menolak dan terjadilah saling baku hantam dengan kemarahan Manggi hingga membuat Si Buta tidak bisa berbuat apa-apa.

Saat itulah muncul Jaka Sembung bersama teman-temannya menolong dan membawa Si Buta ke padepokan gurunya.  Setelah sembuh, akhirnya Si Buta pun menyerahkan uang 1000 ringgit tersebut untuk perjuangan, dan ia menceritakan bahwa yang dikalahkan dan dipenggal kepalanya bukanlah Jaka sembung yang sebenarnya, akan tetapi Kepala Kambing yang menyerupai muka Jaka Sembung dengan bantuan sihir Dewi Manggi. Si Buta akhirnya bergabung dengan padepokan Jaka Sembung. Sementara itu Manggi yang kecewa pada Si Buta akhirnya mendatangi markas kompeni dan memberi tahu kalau Jaka Sembung masih hidup. Kompeni marah karena ia telah di bohongi oleh Si Buta dengan memberikan Kepala Jaka Sembung hanya dengan kepala kambing. Akhirnya Manggi bekerjasama dengan kompeni untuk membunuh Si Buta dan Jaka Sembung. Manggi mengandalkan ilmu sihirnya.

Pada Suatu malam terjadilah pencurian kotak hadiah di padepokan Jaka Sembung, namun tidak terlihat siapa yang mencurinya. Si Buta yang awas penciuman dan penglihatannya akhirnya berhasil menghalanginya. Jaka Sembung yang sedang tidur pun kaget karena tidak bisa melihat siapa pencurinya karena tidak terlihat. Akhirnya melalui penciumannya Si Buta berhasil mengetahui kalau itu adalah perbuatan Dewi Manggi. Dewi Manggi berhasil ditangkap dan dilukai. Namun Ia dibiarkan menyelamatkan diri.  Manggi yang sedang terluka parah akhirnya berhasil mencari gurunya(WD Mochtar) dan berhasil menyembuhkan lukanya.

Setelah sembuh, Manggi meminta bantuan gurunya untuk menangkap Kinong adik dari Jaka Sembung, dengan demikian maka dua umpan sekaligus didapat. Tujuannya adalah untuk memancing Jaka Sembung dan Si Buta. Disarangnya, Dewi Manggi adalah seorang perempuan yang memimpin perguruan dengan seluruh anggotanya perempuan. Mereka semua dendam pada makhluk laki-laki dan sebelum dibunuh di sumur maut yang berisi ular, terlebih dahulu para laki-laki tersebut untuk memuaskan dirinya. Demikian juga Kinong. Kinong akhirnya di gantung di atas sumur maut.

Jaka yang datang seorang diri tidak bisa berbuat apa-apa ketika mengetahui Kinong berada diatas sumur maut. Namun kedatangan Si Buta dan gurunya berhasil membantu Jaka untuk menyelamatkan Kinong.  Dewi Manggi dan murid-muridnya kewalahan menghadapi Jaka Sembung dan lainnya, hingga ia meminta bantuan gurunya dan kompeni. Kedatangan guru Manggi ternyata mampu membuat kewalahan Jaka Sembung dan gurunya. Namun ia akhirnya mampu membunuhnya. Disaat yang bersamaan datanglah kompeni dan Manggi menembaki mereka. Saat itulah muncul Bajing Ireng (Zurmainy) yang membantu Jaka Sembung.  Kedatangan Bajing Ireng mampu membuat Kompeni kalang kabut. Namun Bajing Ireng berhaisl di tembak oleh kompeni. Sementara itu Manggi marah karena tempatnya telah di porak porandakan oleh Kompeni dengan sengaja. Manggi merasa telah ditipu oleh kompeni.  Manggi akhirnya tewas oleh meriam yang di sulut Kapiten. Sedangkan Si Buta, Jaka Sembung, Gurunya dan Bajing Ireng akhirnya selamat.

****

Film Serial Jaka Sembung dengan judul Jaka Sembung vs Si Buta sangat bagus dibanding film lainnya seperti Jaka Sembung vs Bajing Ireng .

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »