Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Posts Tagged ‘Film Indonesia’

RICO TAMPATTY & CHICHA KOESWOYO DALAM FILM “IDOLA REMAJA”

Posted by Toto Andromeda on April 28, 2016

Idola Remaja

Idola Remaja

JUDUL FILM                        : IDOLA REMAJA

SUTRADARA                       : MAMAN FIRMANSYAH

CERITA                                  : DEDDY ARMAND

PRODUSER                          : GOPE T SAMTANI

PRODUKSI                           :  PT. RAPI FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  DODO ZAKARIA

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : CHICHA KOESWOYO, RICO TAMPATY, EKKI SOEKARNO, ZAINAL ABIDIN, SOFIA WD

SINOPSIS :

Adegan di buka dengan konser Rico & Group dengan penonton yang sangat membludak dipenuhi oleh anak-anak muda.  Rico adalah penyanyi yang sangat di gandrungi oleh para kawula muda. Ia menjadi idola para remaja. Sebagai seorang idola, Rico menjadi sangat sibuk untuk mengatur jadwal dengan bayaran yang tinggi, hingga suatu saat datanglah dua orang utusan dari sebuah Yayasan Panti Asuhan yang ingin menghadirkan Rico untuk menyanyi dengan biaya gratis, yayasan hanya menyediakan fasilitas saja. Namun sebagai seorang penyanyi yang sedang naik daun, Rico menolaknya dan mengusulkan untuk menghadirkan penyanyi lain yang mau untuk tidak dibayar.

Mendengar maksud kedatangan dua orang dari yayasan panti asuhan Ibunya Rico (Sofia WD) memanggil Rico dan menyuruhnya untuk membantu panti tersebut. Dengan pertimbangan dari ibunya, akhirnya Rico mau menerima tawaran tersebut.

Pada suatu konsernya, Rico di ganggu oleh sekelompok anak muda yang mencoba mengacaukan konsernya. Namun, dengan berbesar hati, Rico menyuruh sekelompok anak muda tersebut untuk naik ke panggung dan menyanyikan sebuah lagu. Chicha (Chicha Koeswoyo), Ekki (Ekki Soekarno) dan kawan-kawannya naik kepanggung dan menyanyikan sebuah lagu Tiada Lagi yang Lain.  Sepulang di rumah, Chicha sudah ditunggu ayahnya (Zainal Abidin) yang menganggapnya liar karena selalu pulang kerumah. Chicha adalah korban dari perbuatan kedua orangtuanya yang bercerai. Chicha merasa kesepian karena itulah ia melampiaskannya dengan berhura-hura dan pulang malam.  Chicha hanya butuh kasih sayang.

*****

Selepas mengganggu konser Rico, Chica datang ke tempat Rico. Dengan cueknya ia meminta tanda tangan, begitu selesai langsung pergi. Kecuekan Chicha justru membuat Rico penasaran padanya. Hal ini membuat Chicha dan Rico semakin dekat dan menumbuhkan cinta diantara keduanya. Rico dan Chicha menjadi saling peduli satu sama lain, meski sesekali Chicha cemburu pada penggemar-penggemar Rico.

Kedekatan Chicha dan Rico membawa perubahan pada diri Chicha, ini pula yang dirasakan oleh ayahnya. Chicha menjadi lebih baik.  Namun kedekatan ini tidak diterima oleh Ekki yang diam-diam mencintai Chicha.  Ekki marah, akibat kecemburuannya hingga Rico di setrum saat sedang latihan dan menyebabkan kelumpuhan.  Keadaan ini membuat Rico menjadi rendah diri dan semakin down dibuatnya apalagi ketika sedang konser Rico hanya duduk yang membuat para penonton marah dan melemparinya, meski Chicha dan Ibunya selalu member semangat.  Puncaknya adalah saat ibunya jatuh, Rico berdiri dan menggendong ibunya, saat itulah Rico sembuh dan bisa berdiri kembali.  Rico kembali pada Rico yang dulu, konserpun di lanjutkan, Rico menjadi Idola Remaja.

 

 

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Krisbiantoro & Emilia Contessa dalam film PILIH MENANTU

Posted by Toto Andromeda on April 24, 2016

J

Pilih Menantu

Pilih Menantu

UDUL FILM                        : PILIH MENANTU

SUTRADARA                       : NAWI ISMAIL

CERITA                                  : SUDARNO

PRODUSER                          : M. THAMRIN

PRODUKSI                           :  PT.  ADHI YASA FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  BUDIMAN BJ

TAHUN PRODUKSI           : 1974

JENIS                                     : FILM DRAMA KOMEDI

PEMAIN                               : EMILIA CONTESSA, A HAMID ARIEF, CONNIE SUTEDJA, KRIS BIANTORO, WOLLY SUTINAH, EDDY GOMBLOH, SYAMSYU, AWALUDIN

SINOPSIS :

Pak Lurah (A Hamied Arief) memiliki seorang anak gadis Romlah (Emilia Contessa) yang di cintai oleh Kris (Krisbiantoro) keponakan tetangga Pak Lurah. Kris tinggal dirumah pamannya yang selalu berseteru dengan Pak Lurah.  Antara Paman Kris dengan Pak Lurah tidak pernah akur. Paman Kris adalah pecinta ayam jago yang sudah di tawar jutaan rupiah dengan hobinya judi sabung ayam dibantu oleh Eddy (Eddy Gombloh) sebagai pembantunya yang bertugas mengurus ayam.  Suatu hari ayam kesayangan Paman Kris lepas dan lari kesana kemari menghancurkan semuanya, dari tukang Asinan yang harus meminta ganti rugi hingga masuk kerumah Pak Lurah dan menghancurkan isi rumahnya termasuk makanan yang telah tersedia di meja makan turut di hancurkan. Romlah bahkan harus dicakar oleh ayam di sekitar lehernya. Meski susah namun akhirnya ayamnya berhasil ditangkap.

Baru saja ditangkap dan belum sempat keluar rumah, Pak Lurah tiba-tiba Pulang dan merasa curiga karena rumahnya berantakan. Namun demikian Eddy yang menyembunyikan ayam akhirnya berhasil keluar dari rumah tersebut.  Hubungan antara Kris dan Romlah tidak disetujui oleh Pak Lurah, namun tidak demikian dengan Bu Lurah (Connie Sutedja) yang menyetujui hubungan mereka.

*****

Suatu hari datanglah Syamsu (Samyu) bersama ibunya (Wolly Sutinah) untuk melamar Romlah sebagai istrinya. Syamsu mengaku sebagai pegawai pertamina padahal sebenarnya ia hanya seorang tukang minyak eceran. Saat Bersamaan Paman Kris datang juga untuk melamar Romlah. Karena keduanya datang bersamaan, maka keduanya sama-sama di belum diberi jawaban. Pak Lurah tentu lebih memilih Syamsu, sedangkan Bu Lurah lebih memilih Kris. Hingga akhirnya datang orang tua pelamar ketiga yang datang untuk melamar Romlah. Dengan dijanjikan harta yang luar biasa besar, maka akhirnya pelamar terakhir diterima meski tanpa melihat anak yang akan dinikahkan dengan Romlah. Hari pernikahan itupun datang, namun sayang sekali melihat calon suaminya yang penyakitan, ngileran dan seperti orang sinting, Romlah takut dan akhirnya pernikahan itupun di batalkan. Akhirnya Romlah kembali ke Kris.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RICO TAMPATY & NURUL ARIFIN DALAM FILM “MADU DAN RACUN”

Posted by Toto Andromeda on April 15, 2016

Madu dan Racun

Madu dan Racun

JUDUL FILM                        : MADU DAN RACUN

SUTRADARA                       : ABDI WIYONO

CERITA                                  : HENDRIK GAZALI

PRODUSER                          : HENDRIK GAZALI

PRODUKSI                           :  PT.  GARUDA  FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  BILLY J BUDIHARJO

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : NURUL ARIFIN, ROY MARTEN, RICO TAMPATY, LIA WAROKA, AZMIL MURTAPHA, EKKI SOEKARNO, ZAINAL ABIDIN, RINA HASHIM, IDA LEMAN

SINOPSIS :

Teguh (Rico Tampaty) mahasiswa sebuah perguruan tinggi berkenalan dengan Dinda (nurul Arifin) seorang gadis yang terkenal gonta ganti pasangan, bahkan prinsipnya adalah tidak lebih dari 1 bulan. Setelah Teguh mengenal Dinda, ia berusaha untuk terus menjalin komunikasi meski lewat telepon yang pada awalnya diberikan nomor aspal oleh Dinda namun berhasil tersambung. Dinda sendiri sebenarnya sudah memiliki tunangan Ferry (Roy Marten) yang sedang mengambil gelar doctor di Amerika yang dijodohkan sejak SMA.

Pada usia pacaran satu bulan, Teguh mengajak Dinda kepantai dan ia sudah siap dengan jawaban Dinda apabila tepat satu bulan ia akan diputuskan dan ditinggalkan oleh Dinda. Dinda sendiri tidak tenang karena ia sudah bertunangan dan menceritakan keadaan yang sebenarnya pada Teguh. Hal ini diungkapkan karena Teguh bukanlah cowok satu bulan Dinda, namun Dinda mulai mencintainya.  Karena tekadnya, Teguh akhirnya masih bisa bersama dengan Dinda.

Sementara itu, Teguh dilanda kemelut karena temannya Leo (Azmil Mustapha) dan Lusy (Lia waroka) sedang kesulitan karena kebablasan dalam berhubungan yang mengakibatkan Lusy hamil, sementara orangtua Lusy tidak menyukai Leo. Jalan pintas akhirnya diambil Lusy untuk menggugurkan kandungan hingga ia mengalami kematian.

*******

 

Suatu hari Teguh pamitan pada Dinda agar semester berikutnya tidak bertemu dulu agar mereka dapat berpikir jernih untuk masa depan mereka. Pada suatu malam Teguh dan kawan-kawannya member kejutan pada Dinda dengan datang kerumahnya sambil menyanyikan lagu Nasib Seniman dan Madu dan Racun yang di populerkan oleh Bill and Brod. Kedatangan Teguh yang tengah malam sambil nyanyi-nyanyi dianggap orang gila oleh Ayah Dinda (Zainal Abidin).  Namun dengan jantan, setelah bernyanyi Teguh memperkenalkan diri bahwa ia adalah pacar Dinda, masih mahasiswa dan berkeinginan untuk membangun karir dan membahagiakan kedua orangtuanya dan selanjutnya melamar dinda.  Ayah Dinda menghargai kejujuran Teguh dan menantangnya untuk membuktikannya.

Tantangan itupun terbukti, Teguh berhasil menjadi seorang Jaksa, dan ia melamar Dinda untuk dijadikan istrinya, setelah sebelumnya Ferry  berpamitan pada Ayah Dinda untuk kembali ke Amerika dan merelakan Teguh dan Dinda bersatu meski ia mencintai Dinda. Ia member selamat pada Teguh dan Dinda untuk meniti perjalanan hidup yang panjang yang penuh dengan madu dan racun.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RATNO TIMOER DALAM SIBUTA DARI GUA HANTU EPS. LEMBAH MAUT

Posted by Toto Andromeda on April 12, 2016

Lembah Maut

Lembah Maut

JUDUL FILM                        : SI BUTA DARI GOA HANTU ‘ LEMBAH MAUT “

SUTRADARA                       : H. RATNO TIMOER

CERITA                                  : GANES TH

SKENARIO                           : H RATNO TIMOER

MUSIK                                  : HARRY RUSLI

PRODUSER                          : HENDRO WARSITO

PRODUKSI                           :  PT.  DAYA ISTERI FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1990

JENIS                                     : FILM SILAT

PEMAIN                               : H RATNO TIMOER, PIET BURNAMA, JOHAN SAIMIMA, ALBA FUDARA , S PARYA, HERMAN RUKMANA, TOMMY SANKURIANG,

SINOPSIS :

Barda (Ratno Timoer) melanjutkan pengembaraan di hari ke tujuh bersama sahabat setianya Kliwon seekor monyet yang setia kemana Barda berjalan. Tibalah saatnya Barda di sebuah lembah, ia merasakan sebuah keanehan di tempat tersebut. Sementara itu serombongan orang sedang berjalan membawa obat-obatan untuk dibawa ke desa Tantena untuk mengobati wabah yang sedang melanda secepat angin di desa Pandolo.  Rakyat yang tidak berdosa di serang wabah penyakit kusta.  Rombongan tersebut bertemu dengan Barda, si buta dari goa hantu ketika di serang oleh para penyerang gelap yang ingin menghancurkan obat-obatan.

Namun berkat bantuan Si buta dari goa hantu, akhirnya mereka sampai juga ke desa  Tantena yang di pimpin oleh Puang Marempang (Robert Syarief). Puang Marempang adalah kepala desa bersama Ketua pengobatan PUang Tombalang (Aspar Paturusi), namun meski adanya  wabah tersebut, Tombalang tidak berbuat apa-apa.  Datang juga ke desa tersebut Badai Teluk Bone (Piet Burnama) mantan sahabat Marempang yang pernah berseteru dan dianggap bejat. Meski pada awalnya kedatangan  Badai teluk bone di tolak oleh Marempang, namun berkat Ranggi, putri Marempang akhirnya Badai Teluk Bone diterma untuk mengabdi sebagai tabib.

Segala cara di tempuh untuk mengobati kusta, namun hambatan demi hambatan di temui. Sebab musabab darimana asal penyakit tersebut juga tidak belum diketahui. Sementara itu Marempang di adili di depan rakyatnya atas hasutan seorang bertopeng yang telah menghasut warga dan menuduh Marempang telah  menyalahgunakan jabatan. Namun berkat penyelidikan akhirnya di ketahui siapa sebenarnya biang keladi semua kejadian dan wabah penyakit tersebut.

Adalah Santika yang mengasuh Ranggi, yang akhirnya menceritakan siapa sebenarnya Tombalang, yang sudah lama menyimpan dendam terhadap Marempang akibat rasa iri hati padanya.  Santika dibunuh karena telah membocorkan rahasia,

Warga desa akhirnya terbebas dari wabah tersebut, sementara Barda akhirnya mengetahui kalau Badai Teluk Bone adalah ayah dari Ranggi, namun hal itu dibiarkan menjadi misteri bagi Ranggi, karena Badai Teluk Bone tidak menceritakan yang sesungguhnya pada Ranggi, ia pergi dari hadapan Marempang dan Ranggi. Sementara itu Barda melanjutkan perjalanan. Namun ditengah jalan terdengar jeritan Ranggi yang sedang di ikat oleh orang bertopeng. Barda segera mendekatinya dan menyuruh melepaskannya, Barda sudah mengetahui siapa sebenarnya orang bertopeng tersebut.  Orang bertopeng hitam menyandera Ranggi.  Ranggi berhasil diselamatkan, sedangkan orang bertopeng hitam yang tak lain adalah Tombalang akhirnya tewas setelah bertarung.

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

MARINI & ROBY SUGARA DALAM FILM “NILA DI GAUN PUTIH”

Posted by Toto Andromeda on April 8, 2016

Nila Di Gaun Putih

Nila Di Gaun Putih

JUDUL FILM                        : NILA DI GAUN PUTIH

SUTRADARA                       : A RACHMAN

CERITA                                  : SANDY SUWARDI HASSAN

SKENARIO                           : SANDY SUWARDI HASSAN

MUSIK                                  : SUDHARNOTO

PRODUSER                          : GOPE T SAMTANI

PRODUKSI                           :  PT.  RAPI FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1981

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : MARINI, ROBBY SUGARA, RINI S BONO, MIEKE WIJAYA, DANA CHRISTINA, COK SIMBARA,  SOFIA WD, CHITRA DEWI, PIET BURNAMA, FACHRUL ROZY, FARADILA SHANDY

SINOPSIS :

Ny. Ismail (Sofia WD) beserta anaknya Dewi (Marini) dan adiknya Johan remaja (Farhul Rozy) hidup di sebuah rumah kontrakan setelah ayahnya meninggal.  Ny. Ismail bahkan akhirnya menderita kebutaan. Dewi sebagai seorang kakak yang harus menghidupi keluarganya dari bekerja tidak memperdulikan diri sendiri karena ingin menyekolahkan Johan hingga lulus, sedangkan Dewi sendiri lebih sibuk untuk bekerja.  Dewi memiliki seorang kekasih bernama Lukman (Robby Sugara).  Ketika Lukman merasa sudah cocok, maka ia ingin melamar dan menikahi Dewi, namun Dewi memiliki persyaratan untuk menunggu 3 tahun lagi setelah adiknya lulus.  Dewi memohon pada Lukman agar pernikahannya di undur. Namun berkat dorongan ny. Ismail, akhirnya Dewi batal untuk memundurkan rencana pernikahannya dengan Lukman dan mengajukannya kembali.

Ibu Lukman (Mieke Wijaya) menyetujui pilihan Lukman, karena baginya kebahagiaan Lukman adalah segalanya, karena ia merasa hanya tinggal memiliki Lukman saja. Namun berkat hasutan dari Hendry (Piet Burnama), akhirnya Ibu Lukman tidak menyetujuinya setelah Hendry menghasut dan menceritakan kejelekan keluarga Dewi. Hendry punya maksud tersendiri agar ia dapat menjodohkan keponakannya Rina (Rini S Bono) dengan Lukman. Mendapati sikap Ibunya yang tiba-tiba tidak menyetujui pilihannya, Lukman kaget, apalagi setelah ibunya mengancam akan bunuh diri jika Lukman tidak mengikuti sarannya. Lukman dilemma, namun akhirnya ia mengikuti keinginan ibunya dan menikah dengan Ratih. Bagi Rina sendiri pernikahan ini tidaklah bahagia karena kerapkali Lukman masih di hantui perasaannya dengan Dewi. Kali ini Hendry menang, karena rencana menjodohkan keponakannya dengan lukman berhasil.

Dewi akhirnya berhasil membiayai kuliah Johan hingga selesai. Johan dewasa (Cok Simbara)  akhirnya menikah dengan seorang gadis pilihannya Ratih (Dana Christina). Ratih remaja sebelumnya di perankan oleh Faradilla Sandy. Ratih sendiri sebenarnya adalah anak dari Hendry , namun sejak kecil Hendry sudah meninggalkannya. Ia adalah laki-laki yang tidak bertanggungjawab. Hendry juga menjadi pesakitan di penjara, namun berhasil melarikan diri.

Keluarga Ismail akhirnya tinggal di rumah Ratih, istri Johan bersama Dewi dan Ny. Ismail. Sementara itu Hendry yang telah melarikan diri dari penjara mengetahui keberadaan Dewi. Ia tidak suka dan ingin kembali menyingkirkan Dewi. Apalagi setelah mengetahui kalau Dewi sekarang tinggal bersama anak kandungnya. Maka dengan berlagak sebagai seorang yang baik, ia datang ke rumah Ratih dan memperkenalkan kalau ia adalah ayah Ratih, Ratih tidak curiga dan menerima begitu saja ayahnya yang merubah nama menjadi Handoko. Kehadiran Handoko adalah awal dari keretakan keluarga Johan. Handoko yang pemabuk dan penghambur uang mulai melancarkan aksinya dirumah tersebut, dari perabot rumah tangga, koleksi peninggalan mama Ratih hingga perhiasan ratih satu persatu hilang, tanpa tahu siapa yang mencurinya. Handoko menghasut kalau Dewilah yang mencurinya. Johan terpojok, disisi lain ia tidak enak dengan Ratih istrinya tapi di sisi lain Dewi di curigai, karena setelah terjadi kehilangan Dewi berbelanja untuk keperluan obat ibunya, meski tanpa tahu kalau itu adalah hasil penjualan anting Dewi.

Puncaknya adalah ketika Johan dan Ratih menginginkan siapapun yang mencuri dirumah tersebut, maka harus keluar dari rumah itu. Ny. Ismail merasa tersinggung, ia menganggap Johan adalah anak yang durhaka. Akhirnya dewi pergi dari rumah Johan.

Kepergian Dewi dan Ibunya membuat Johan mencari sumber penyebabnya. Akhirnya ia mengetahui bahwa biang keladi selama ini adalah ayah Ratih sendiri, yang mencuri dirumah itu. Akhirnya Johan dan Ratih mengusir Handoko.

***

Sepeninggal dari rumah Johan, Dewi bekerja di keluarga Lukman. Nyonya Lukman atau Rina pun merasa cocok dengan kehadiran Dewi yang bertugas merawat anak-anaknya, sementara Lukman sendiri sedang bertugas diluar.  Rina yang sedang sakit selalu meminum obat dengan susu dengan dibantu oleh Dewi. Namun lagi-lagi Handoko hadir ditengah mereka. Handoko ingin sekali menyingkirkan Dewi. Ketika Handoko atau Hendry memasukkan racun untuk membunuh Dewi, usaha itu tidak berhasil karena yang terjadi susu tersebut diminum oleh Rina. Maka meninggallah Rina. Lukman yang saat itu sudah kembali pun akhirnya bersatu lagi dengan Dewi. Sementara Johan menyadari kesalahannya dan meminta maaf pada ibunya, ny. Ismail, keluarga tersebut pun utuh kembali.

Sedangkan Hendry alias Handoko akhirnya ditangkap oleh polisi karena ia adalah buronan yang selama ini dicari.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

5 FILM HOROR INDONESIA TERSERAM YANG WAJIB DI TONTON

Posted by Toto Andromeda on April 4, 2016

  1. Pengabdi Setan

    Pengabdi Setan

    PENGABDI SETAN

Pengabdi setan menduduki peringkat pertama terseram yang pernah penulis tonton hingga saat ini, film ini paling menyeramkan sampai-sampai tidak bisa tidur kala itu. Ruth pelupessy menjadi magnet tersendiri di film ini karena menjadi dukun yang menyamar jadi pembantu untuk kemudian membunuh satu persatu penghuni rumah. Nah berikut petikan synopsis yang penulis berusaha tulis.

SINOPSIS PENGABDI SETAN :

Keluarga Hendarto (WD Mochtar) baru kehilangan istrinya yang meninggal. Setelah prosesi pemakaman dan doa-doa di panjatkan, keluarga Hendarto pun menjadi kesepian. Keadaan rumah menjadi dingin. Pada Malam pertama setelah kematian ibunya, Tommy (Fahrurozi) didatangi oleh arwah ibunya ketika sedang terbaring di tempat tidur, sementara Rita (Sisca Karebety) kakak Tomy memandang Tomy yang keluar mengikuti ajakan penampakan ibunya.

Keesokan harinya, atas saran teman-teman Tomy, Tomy pergi untuk menemui peramal. Ketika bertemu peramal Tomy diramal hidupnya dalam kegelapan untuk itu peramal menyarankan Tomy untuk memperdalam ilmu hitam, sementara Sisca yang hobi pesta bersama pacarnya Herman(Simon Cader) selepas kematian ibunya tetap melakukan hobinya meski ia pun merasa aneh karena selepas kepergian ibunya banyak kejadian-kejadian aneh di rumah mereka. Keluarga Hendarto memiliki satu pembantu bernama Pak Karto (Him Damsik) yang sudah mulai sakit-sakitan karena kadang-kadang bengeknya kambuh.  Sejak kejadian itu Tomy menjadi aneh dan pendiam, ditambah lagi Herman menakut-nakuti kalau sesudah kematian, arwah orang tersebut masih berada di sekitar rumah mereka.

Kejadian-kejadian aneh dan kehidupan yang dingin dalam rumah mereka berlanjut setelah kedatangan pembantu yang baru saja datang ketika malam tiba bernama Bi Darminah(Ruth Pelupessy). Sejak kedatangan Darminah, Rita mendapati dirinya kalau ia melihat sosok kuntilanak.  Herman merasa kalau Darminah bukanlah orang baik-baik, sementara Pak Karto juga mencium gelagat tidak baik dari kelakuan Darminah yang aneh dan mencurigakan. Tomy yang sedang memperdalam ilmu hitam mencari buku buku yang akan di gunakan sebagai referensi untuk belajar, namun melihat Tomy yang galau pemilik buku menunjukkan buku tuntunan sholat dan menyuruh Tomy untuk menunaikannya.  Namun godaan pun di terima oleh Tomy kala mau menunaikan sholat di malam hari tiba-tiba ia didatangi sosok kuntilanak agar Tomy menghentikan solatnya.

Kejadian-kejadian aneh dan menakutkan selalu terjadi selepas kedatangan Darminah. Pak Karto yang merupakan penjaga  rumah Hendarto akhirnya ditemukan tewas tergantung, sedangkan Herman akhirnya harus tewas tertabrak truk.  Kematian Pak Karto dan Herman yang tragis seolah ada yang membangkitkan mereka untuk menjadi mayat hidup dan selalu mengejar Rita dan Tomy. Rita pun di kejar mayat hidup Herman sebelum akhirnya di tolong oleh Darminah.  Atas kejadian-kejadian tersebut akhirnya Rita dan Tomy  mengutarakan keinginan pada ayahnya untuk mengundang dukun agara dapat mengusir hantu-hantu yang ada di rumah tersebut.  Namun nasib naas bagi dukun tersebut karena ia tidak berhasil mengusirnya namun justru ia di serang oleh pecahan kaca dan vas bunga yang berterbangan. Setelah semua berakhir, tanpa sepengatahuan keluarga Hendarto, Darminah keluar rumah dengan berkerudung hitam menuju ke sebuah kuburan. Namun tanpa ia sadari Tomy mengikuti apa yang di lakukan Darminah.

 

Sesampai di kuburan, Darminah berusaha untuk memanggil arwah ibu Tomy dan membangkitkanya dan membunuh seluruh keluarganya. Tomy mengintipnya dari kejauhan, namun sial, ia ketahuan Bi Darminah. Langkah seribu di ambil oleh Tomy untuk menuju motornya. Ia berusaha menyalakan motor tapi sial sekali motornya tidak bisa di starter, sementara itu Darminah menyuruh mayat hidup Pak Karto, Herman dan Ibu Tomy untuk mengejar Tomy (kayaknya disini deg degan banget deh nontonnya hehe). Namun beruntung akhirnya Tomy berhasil menyalakan motornya dan bergegas memacunya untuk pulang. Ia menceritakannya pada Rita dan ayahnya. Namun meski Rita percaya apa yang dilakukan Darminah, tidak dengan ayahnya. Ia menuduh Tomy mengada-ada. Untuk membuktikannya ayahnya mengajak Tomy untuk mengecek kamar Darminah. Dan benar saja, Darminah ternyata ada di kamarnya dan sedang menjahit. (duh disini gedek banget tuh sama Darminah hahaha).

 

Keesokan harinya Rita dan Tomy berinisiatif untuk menggali kubur ibu mereka namun mayatnya masih ada dalam kuburnya. Sekembalinya dari kuburan ia sudah disongsong ayahnya dan memarahinya. Ia mengatakan kalau perbuatan Tomy dan Rita adalah gila. Namun demikian akhirnya Hendarto pun percaya setelah ia melihat langsung mayat hidup yang ingin membunuhnya, dari istrinya yang telah meninggal hingga karto dan Herman yang sudah berujud mayat hidup. Pada saat yang sama, Darminah keluar dari kamarnya dengan menggiring mayat hidup. Penampilan Darminah sangat menakutkan dengan mata yang tajam dan rambut kribonya. Akhirnya kedok Darminah terbuka, ia dapat dibasmi, dan keluarga Hendarto insyaf dan kembali kepadaNya untuk menjalankan ibadah.

*****

Pengabdi setan saya nobatkan sebagai film Horor Indonesia sepanjang masa meski film ini dianggap mencontoh dari film luar negeri berjudul Phantasm, namun menonton film ini adegan demi adegan terasa sangat menakutkan. Dan hingga saat ini belum ada film yang bisa menandingi Pengabdi Setan, meski itu film Suzanna.

Bayi Ajaib

Bayi Ajaib

  1. BAYI AJAIB

Film ini menduduki peringkat kedua terseram yang pernah penulis tonton. Adegan bayi yang jelmaan arwah seorang portugese menjadi magnet di film ini, bagaimana ia mulai berulah sejak dalam kandungan hingga lahir.

SINOPSIS  BAYI AJAIB:

Kosim (muni Cader) menemukan intan ketika sengaja mencarinya disungai yang menyebabkan ia Kaya, sementara Dorman (WD Mochtar) yang sama-sama mencarinya tidak menemukannya. Kedua orang ini adalah bakal calon lurah yang sedang menjagokan dirinya.  Melihat Kosim mendapatkan intan untuk membiayai pencalonannya membuat Dorman menggunakan caranya dengan menggunakan Roh moyangnya Alberto Dominique, seorang portugis yang mati digantung karena kekejamannya. Ia merasuk kedalam kandungan istri Kosim (Rina Hashim) yang sedang mengandung anak pertamanya. Kosim dianggap sebagai saingan Dorman sehingga ia perlu melakukan tindakan tersebut. Meski usia kandungan masih enam bulan, namun istri Kosim yang baru saja terperosok kedalam kuburan tua, pulang kerumah dengan menjerit-jerit, apalagi keanehan pun terjadi, kandungannya pindah ke belakang. Dan selang beberapa saat anaknya pun lahir. Namun keanehan kembali terjadi, anaknya lahir dalam keadaan terbungkus. Maka asisten dukun beranak pun menaruhnya di dapur di sebuah tempat, namun malang, tiba-tiba bayi tersebut tiba-tiba keluar dan menggigit leher. Asisten dukun beranakpun meninggal ditempat. Jeritan pun terdengar, Kosim lalu mencari asal suara. Namun ia hanya mendapati mayat perempuan tua, sedangkan anaknya tidak ada. Anaknya diketemukan terdampar di bangunan tua bekas peninggalan orang Portugis.

Kelahiran anak Kosim menjadi hal aneh, karena ia sering mendelik-delik, bahkan di sunat pisau sunatnya tidak mempan. Anak tersebut juga hampir membunuh ibunya ketika ia berhasil menarik Ibunya masuk kedalam sumur. Keanehan demi keanehan pun terjadi. Hal ini membuat aneh, terutama apa yang dikatakan oleh sang peramal. Saat itu istri Kosim hamil anak kedua, namun Anak pertamanya tidak akan membiarkan adiknya lahir, maka segala upaya ia gunakan untuk mencelakakan ibunya. Keanehan tersebut juga dirasakan oleh dukun beranak (Woly Sutinah) yang membantu melahirkan. Akhirnya dukun beranak tersebut pun mati di gigit oleh anak kosim yang sudah dirasuki roh jahat.

Sementara itu pemilihan lurah tetap berlangsung. Ada tiga calon yang maju yakni, Saleh, Dorman dan Kosim. Setelah diadakan pemilihan, Salehnya yang terpilih menjadi Lurah sedangkan Dorman dan Kosim kalah. Kekalahan Kosim ditengarai sebagai akibat dari anaknya yang telah di rasuki roh jahat. Ketika anaknya sedang menggigit dukun beranak, kosim bermaksud membunuhnya, namun ditolong oleh kiyai kampung tersebut. Akhirnya anak Kosim terbebas dari roh jahat, dan kini ia bisa di sunat oleh dukun sunat (Bokir)

Misteri Sumur Tua

Misteri Sumur Tua

  1. MISTERI SUMUR TUA

Miseteri Sumur tua menjadi film ketiga yang menduduki peringkat seram versi penulis.  Tanti Yosepha mampu membawa film ini menjadi lebih mencekam dan begitu dingin, cerita tentang pencurian mayat untuk kemudian di setubuhi yang di persembahkan untuk anaknya. Film ini begitu dingin sepi dan mencekam.

SINOPSIS MISTERI SUMUR TUA:

Film ini Diangkat dari Novel karya Ali Shahab berjudul Mayat-Mayat Merangsang.

Adegan di buka dengan kematian Ny. Margaretha istri dari tuan Gunawan(Muni Cader). Namun selang sehari, Mayat Ny. Margaretha hilang. Polisi berusaha menyelidiki hilangnya mayat Ny. Margaretha dengan berbagai kemungkinan. Belum selesai dengan  penyelidikan mereka, Mayat istri Tuan Gunawan sudah di kembalikan oleh pencurinya.  Dari hasil pemeriksaan di ketahui dalam mayat Ny. Gunawan terdapat garam hasil dari keringat yang mengering dan sperma.

Pencurinya ditengarai adalah seorang yang menderita kelainan seksual Nekrophilia atau orang yang suka meniduri mayat.  Adalah Omen (Syamsuri Kaempuan) yang bertugas mencuri dan mengembalikan mayat-mayat yang di curi atas tuduhan Ny. Netty.

Di desa tersebut tinggal Netty (Tanti Yosepha) seorang perempuan mantan pemain sandiwara keliling yang menjadi primadona,  istri dari tuan Karel almarhum yang di bunuh oleh Ny. Netty dengan meracuninya di sop jamur yang dimakannya, karena Ny. Netty mencintai Albert (Piet Pagau). Meski Netty memiliki seorang anak, Pieter (Bagus Santoso) namun perselingkuhan itu terjadi dan kematian Tuan Karel terjadi ketika Pieter masih berumur 12 tahun.  Pasca kematian suaminya, Netty menikah dengan Albert. Saat itu pula ia mengajak Meriem anak tiri Netty yang juga merupakan anak dari Tuan Karel untuk tinggal bersama ibu tirinya. Namun dibalik kebaikan Albert, ternyata diam-diam ia menyukai Meriem dan menidurinya hingga hamil. Keadaan ini di ketahui oleh Netty yang langsung membunuh Meriem dengan menyuruh Omen (Syamsuri Kaempuan) pembantu setianya untuk mencekiknya hingga tewas. Setelah Meriem tewas, Netty yang mengetahui kalau Pieter mencintai Meriem tapi pemalu menyuruhnya untuk meniduri Meriem ketika sudah menjadi mayat. Sementara itu Albert akhirnya ikut mati di tembak oleh Netty setelah melihat Pieter sedang tidur bersama Mayat Meriem. Netty Marah pada Albert karena telah berani tidur dengan anak tirinya.

Pieter merasa heran akan perintah mamanya yang selalu menyuruhnya meniduri mayat wanita yang cantik dan muda. Atas cerita Omen, akhirnya Pieter paham, kenapa setiap tanggal 13 Oktober selalu mendapat hadiah mayat wanita cantik, karena sebagai hadiah ulang tahunnya. Pieter akan disuruh untuk meniduri mayat tersebut.

*****

Ketika sedang menggembala, Pieter melihat seorang gadis dan sopirnya yang berhenti karena mobilnya mogok. Pieter menolongnya dengan mengambilkan air. Akhirnya Pieter berkenalan dengan perempuan tersebut yang bernama Martha (Hanna Wijdaya) anak dari Tuan Gunaw an. Bahkan Pieter dan Martha akhirnya saling suka.  Namun hal ini disembunyikan dari Ny. Netty karena pasti akan marah.  Namun akhirnya perbuatan Pieter di ketahui oleh Mamanya. Ia  marah pada Omen karena tidak memberitahukannya.

Penyelidikan polisi mulai membuahkan hasil. Ia mulai menyimpulkan atas korban-korban yang selalu terjadi pada tanggal 13 Oktober dan selalu di buang ke sumur.  Polisi mulai mengendus rumah Netty dan memancingnya untuk berbicara tapi tidak berhasil.

Pada tanggal 13 Oktober tepat ulang tahun Pieter yang ke 23, Martha di jemput oleh Omen, sementara sepeti biasa Pieter menunggunya di bukit. Namun ketika Pieter menunggu di bukit, atas perintah Netty, omen membawa Martha ke rumahnya.  Netty akan membunuh Martha agar Pieter menikmati tubuh mayat kembali ketika ulang tahun. Netty tidak ingin kalau Pieter yang sensitive akan disakiti hatinya oleh perempuan, namun jika dengan mayat maka Pieter tidak akan dibuat sakit hati, demikian alasan Netty. Namun Netty yang sudah sakit jiwa dengan menjerumuskan anaknya untuk menikmati tubuh mayat semakin marah ketika Martha bilang kalau ia mencintai Pieter. Netty menyuruh Omen untuk mencekik Martha. Namun Omen menolaknya dengan melempar benda yang ada di dekatnya pada Netty. Netty semakin marah dan menembak Omen.

Netty semakin marah pada Martha karena sejak kehadirannya, anaknya Pieter dan Omen berani berkhianat pada Netty. Ketika Netty bersiap membunuh Martha, saat itulah Polisi datang.  Namun karena Netty melawan, terpaksa Polisi menembak Netty. Pieter kembali dari bukit dan mendapati mamanya yang sedang sekarat. Akhirnya Netty tewas.

Telaga ANgker

Telaga ANgker

  1. TELAGA ANGKER

Film telaga angker menduduki peringkat ke 4 terseram yang pernah penulis tonton. Suzanna memang menjadi ikon film horror pada masanya, dan ia berhasil membuat takut dalam film ini di bandingkan dengan film-film Suzanna lainya. Aroma mistis dan komedi selalu ada dalam film-film Suzanna. Adegan di kamar mandi/toilet menjadi adengan terseram dan mengagetkan di film ini.

SINOPSIS TELAGA ANGKER.

Anita(Suzanna) yang tengah mengandung, menjadi korban keganasan penjahat. Ia bersama Lenny, adik suaminya dibunuh, mobilnya ditenggelamkan ke dalam telaga. Ketika peristiwa itu terjadi, suaminya Robby(George Rudy) tengah menjemput anaknya, Sandy. Langkah pencarian bersama satuan polisi dikerahkan, tetapi tak ada hasil. Sementara itu, ada penelepon gelap, mengaku bahwa kelompoknya telah membunuh Anita dan Lenny.

Suatu malam keluarga Robby amat gembira, Anita telah kembali ke kamarnya bagaikan mimpi. Keesokan harinya Anita menghilang kembali entah ke mana. Paman Wijaya, kakak kandung Anita, datang terutama untuk menghibur Sandy. Kesedihan menjadi bertambah tatkala Robby yang berusaha mencari sendiri pembunuh istrinya juga menjadi korban keganasan para penjahat itu.

Akibatnya, arwah Anita yang masih gentayangan, meneror dan membunuh para pelaku kejahatan tersebut. Ada beberapa adegan yang membuat kaget dan tentu takut. Naluri keibuan Anita menghendaki Sandy agar ikut serta ke tempatnya. Paman Wijaya yang saleh dan taat beragama, berhasil menenteramkan arwah Anita. Akhirnya kematian Anita pun di sempurnakan agar tidak mengganggu lagi.

 

Faridha Pasha - Dukun Ilmu Hitam

Faridha Pasha – Dukun Ilmu Hitam

  1. DUKUN ILMU HITAM

 

Dukun Ilmu hitam menjadi film peringkat kelima terseram yang pernah penulis tonton, kehadiran Farida Pasha dan Ruth pelupessy di film ini menjadi daya Tarik tersendiri. Ruth pelupessy memiliki wajah angker. Bagaimana ceritanya?

SINOPSIS DUKUN ILMU HITAM

Dewi (Ruth Pelupessy )terkena kutukan menjadi ular. Di dalam Sarangnya ia disarankan untuk meminum darah wanita yang memiliki bayi. Dewi akhirnya mencari korban seorang wanita yang memiliki bayi perempuan. Dengan wujudnya sebagai ular Dewi membelit wanita tersebut dan menghisap darahnya. Maka setelah meminum darah perempuan itu, Dewi berubah wujud menjadi manusia. Melihat bayi dari anak wanita tersebut, Dewi membawanya untuk dibawa kesarangnya di Goa untuk menemani anaknya yang berujud ular yang kemudian berubah menjadi bayi yang bersisik dipipinya.

Sementara itu suami dari perempuan tersebut setelah berupaya menolong istrinya, akhirnya juga harus mati karena ulah dari Dewi. Namun sebelum mati, ia bertemu dengan Pak Guru (WD Mochtar) dan muridnya yang dan menitipkan pesan agar ia menjaga anaknya yang dibawa pergi oleh Dukun Ilmu Hitam. Ia menceritakan cirri-ciri anaknya yang memiliki tanda hitam di tangannya.

Setelah berubah menjadi manusia, Dewi menemui suaminya Hasan (Dadang Iskandar) untuk memberitahukan bayinya dan ada lagi bayi satunya yang dicuri. Dewi tidak mau mengurus bayinya dan menyerahkan pada Hasan seorang Dukun yang pernah di usir dari kampung Pak Guru.

****

Kini mereka sudah tumbuh dewasa. Kedua bayi tersebut di beri nama Sari (Farida Pasha) dan Maya (Dian Ariestya). Keduanya di beri bekal ilmu hitam oleh ayahnya. Namun sifat Sari dan Maya sangat berbeda. Sari sering marah-marah karena mukanya jelek sedangkan Maya berparas cantik. Mereka tinggal di sebuah gubuk yang tersembunyi dari kampung penduduk. Mereka juga menghindari agar tidak terlihat dari penduduk kampung. Hanya Maya saja yang sesekali di suruh mencuci baju ke sungai. Suatu hari, baju milik Sari warna merah hilang. Sari marah, namun di lerai oleh ayahnya. Sementara itu Maya akhirnya kembali ke sungai untuk mengambil air. Saat disungai, ia melihat baju merah milik Sari yang hilang. Ia bermaksud mengambilnya, namun disaat itulah muncul Panji (Ray Sahetapi). Secara kebetulan Panji melihat tanda hitam ditangan Maya. Panji pun memberitahukan pada Pak Guru. Singkat cerita Panji dan Maya akhirnya menikah, setelah Maya melepaskan diri dari Hasan dan Sari. Sari tentu saja berang.

Mereka terus menganggu dengan ilmu hitamnya, hingga suatu hari Sari menemui anak Maya dan Panji. Ia memberikan ular yang dipaksa ditelan kemulut anak Maya. Mengetahui anaknya dalam bahaya Maya berusaha menolongnya. Malang, ular yang berada di tubuh anaknya tertelan sendiri. Sehingga sikap Maya berubah. Ia menjadi beringas dan mencari mangsa. Namun akhirnya Maya berhasil di selamatkan oleh pak Guru.

Diakhir kisah, akhirnya Sari dan Hasan harus menemui ajalnya akibat perbuatannya sendiri, dan orang-orang kampung berteriak kegirangan puas karena mereka sudah tidak ada yang mengganggu lagi.

 

Nah sekarang mau pilih yang mana? Yuk di coba, walau masing masing orang berbeda beda tingkat keseramanya. Ada film-film lain yang layak untuk ditonton. Cintai Film Indonesia

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RANO KARNO & YESSY GUSMAN DALAM FILM ” SEMAU GUE”

Posted by Toto Andromeda on April 4, 2016

semau gue

semau gue

JUDUL FILM                        : SEMAU GUE

SUTRADARA                       : ARIZAL

SKENARIO                           : EDDY D ISKANDAR

CERITA                                  : EDDY D ISKANDAR

PRODUKSI                           :  PT. TIGA SINAR MUTIARA FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1977

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : YENNY RACHMAN, RANO KARNO, YESSY GUSMAN, CITRA DEWI, KAHARUDIN SYAH, BAMBANG IRAWAN, PONG HARYATMO, ADISOERYA ABDI

SINOPSIS :

Citra (Yenny Rachman) dan Andi (Rano Karno) adalah kakak beradik yang bersekolah di sebuah SMA yang sama. Keduanya memiliki perbedaan yang mencolok di sekolah, Citra lebih suka bermain-main dan gonta ganti pacar, sedangkan Andi adalah seorang anak yang cerdas dengan prestasi yang bagus di sekolah.  Karena merasa sebagai seorang adik laki-laki yang harus melindungi kakaknya, seringkali Andi bersitegang dengan Citra karena Andi selalu melarang Citra, apalagi ketika Citra harus selalu berbohong pada orangtuanya dengan dalih belajar kesenian sehingga harus selalu keluar rumah dan pulang malam.

Namun apapun alasan Andi yang mencoba memberitahukan pada ibunya (Citra Dewi) tentang kegiatan dan ulah Citra sebenarnya, selalu tidak bisa diterima, bahkan ibunya selalu membela Citra kalau anak perempuannya selalu benar memberi alasan. Tidak seperti ayahnya, ibunya selalu berat sebelah pada Citra.  Seringkali Andi memperingatkan Citra untuk tidak pacaran dan lebih mementingkan pelajaran, namun ujung-ujungnya Andi yang selalu disalahkan oleh ibunya.  Percekcokan di dalam rumah tersebut selalu terjadi antara kakak dan adik.

Di sekolah, ada seorang gadis yang memberi perhatian pada Andi, Nina (Yessy Gusman) sekaligus sebagai teman curhat. Andi pun menyukai Nina. Meski prestasi Andi bagus, namun ibunya tidak percaya dan menuduh Andi selalu menyontek ketika ujian, sedangkan prestasi Citra yang jeblok bahkan tidak naik kelas namun selalu di bela oleh ibunya. Keadaan ini membuat Andi merasa diperlakukan tidak adil, ia merasa ibunya pilih kasih. Hingga akhirnya sebuah kebenaran pun terungkap, Andi bukanlah anak kandung mereka, namun anak angkat yang diambil dari sahabatnya (Kaharuddin syah) yang telah mengorbankan nyawanya untuk ayah Citra, hingga seperti sekarang ini. Ayah Andi menyerahkan Andi pada Ayah Citra menjelang ajalnya akibat di bunuh oleh perampok. Mendengar kalau Andi sebenarnya bukan anak kandungnya membuatnya merasa tidak pantas tinggal dirumah tersebut. Akhirnya Andi kabur dengan meninggalkan sebuah surat, tak lupa Andi juga membuat surat untuk Nina.

Andi sempat terlunta-lunta dengan bekerja sebagai kenek angkutan umum. Melalui sahabatnya, Nina mengetahui kegiatan Andi yang kini dilakukan, meski ia tidak memberitahukan dimana ia tinggal. Melalui kesabarannya akhirnya Nina berhasil bertemu Andi, dan menceritakan kalau orangtua Andi mencarinya dan Nina juga bercerita bahwa Citra sudah berubah dan sebagian harta keluarga Citra adalah harta Andi yang diwariskan oleh Ayah Andi.

Andi pun kembali kerumah,s etelah mengetahui Citra hamil. Agar kehormatan keluarga tidak tercoreng, Andi bersedia menikahi Citra, namun Citra merasa bersalah pada Andi hingga ia meminta pertanggungjawaban pada orang yang telah menghamilinya. Namun sayang sekali ia tidak mau bertanggungjawab. Akibatnya  Citra marah dan menusuknya dengan gunting yang telah di persiapkan dari rumah.

*****

Sebuah drama keluarga yang penuh sarat moral, sebuah keluarga harus didasari rasa saling percaya dan tidak saling curiga.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

DJOJON DALAM FILM ” OKE BOSS “

Posted by Toto Andromeda on March 3, 2015

Oke Boss

Oke Boss

JUDUL FILM : OKE BOSSS
SUTRADARA : ENDANG DARSONO
SKENARIO : ELANDA ROSSI
MUSIK : BUDIMAN BJ
PRODUKSI : PT. NUGRAHA MAS FILM
TAHUN PRODUKSI : 1981
JENIS : FILM KOMEDI
PEMAIN : DJAJAKARTA GROUP, DJODJON, TJAHYONO, UU, DJONI, ENNY HARYONO, ALICIA JOHAR, ITJE TRISNAWATI.
SINOPSIS :
Jojon adalah bos perusahaan yang diwariskan oleh mertuanya Zainal (Zainal Abidin) setelah ia menikah dengan Indah (Enny Haryono). Cerita menjadi lucu ketika Jojon harus mengerjakan urusan rumah tangga dari mulai mengepel, berbelanja hingga memasak, karena prinsip dari Indah adalah tidak menggunakan pembantu rumah tangga sehingga pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh sang istri harus di lakukan oleh Jojon sebagai suaminya.
Meski sebagai bos kalau di kantor selalu di panggil bos sedikit-sedikit oke bos, namun kalau dirumah tugasnya berubah. Seringkali Jojon telat ngantor Karena harus menyelesaikan tugas rumah tangga terlebih dahulu, sementara istrinya tidak melakukan apa-apa.
Satu-satunya hiburan yang dapat membuat Jojon tersenyum hanya pada sekretaris di kantornya, Wati (Itje Trisnawati), wati sendiri di taksir oleh UU, anak buah Jojon di kantor yang gagu. Kelucuan pun dibuat ketika Uu kerumah wati di hari minggu, disaat bersamaan Jojon juga datang kerumah Wati. Agar tidak ketahuan, Uu bersembunyi di kamar mandi, namun malang, Jojon merasakan mules setelah minum air jeruk yang di suguhkan Wati, sehingga ia buru-buru ke kamar mandi. Malang bagi Jojon karena di kamar mandi ditemukan seperti hantu bertopeng yang membuat Jojon ketakutan. Namun lamat-lamat akhirnya Jojon ingat kalau itu adalah Uuk.
Sementara itu anak buah Jojon, Tjahyono yang tahu bosnya dipengaruhi oleh istrinya mencoba membuat pengaruh terhadap Jojon agar tidak menuruti istrinya, walau alhasil Jojon harus babak belur karenanya, namun akhirnya di akhir kisah, Jojon mampu mengatasi istrinya setelah mertuanya Zainal datang kerumah.
*****
Sebuah kisah komedi yang disajikan secara ringan dan menghibur namun memiliki makna kalau sebagai suami tidak boleh tunduk pada istrinya.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Ari Wibowo & Sophia Latjuba dalam film ” Pengantin”

Posted by Toto Andromeda on February 16, 2015

Pengantin

Pengantin

JUDUL FILM : PENGANTIN
SUTRADARA : WIM UMBOH
SKENARIO : SATMOWI ATMOWILOTO
MUSIK : EKI SOEKARNO
PRODUKSI : PT. RAPI FILM
TAHUN PRODUKSI : 1990
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : ARI WIBOWO, SOPHIA LATJUBA, DIAN NITAMI, ZAENAL ABIDIN, NANI WIJAYA, AMI PRIYONO, IDA KUSUMA, PIET BURNAMA, TIO PAKUSADEWO, TINO KARNO, AFRIZAL ANODE, JAMES SAHERTIAN
SINOPSIS :
Di sebuah tempat hiburan malam Ryan (Ari wibowo) bertaruh dengan sahabatnya Agus (Tio Pakusadewo) untuk dapat berkenalan dengan seorang gadis, Santi (Sophia Latjuba). Santi seorang gadis yang bekerja di sebuat toko bukanlah seorang gadis yang dengan mudah di ajak untuk berkenalan, sehingga Ryan harus bekerja keras agar usaha mendekati Santi berhasil. Usaha keras Ryan tidak sia-sia meski pada awalnya Santi menolak untuk berkenalan dengan Ryan, namun dengan usaha Ryan yang tak pantang menyerah akhirnya Santi takluk juga.
Meski sebelumnya Santi sudah memiliki seorang kekasih (James Sahertian) namun akibat ulahnya akhirnya Santi memutuskan kekasihnya. Singkat cerita Santi dan Ryan menjalin hubungan seorang kekasih. Namun perjalanan cinta sepasang kekasih ini tidak direstui oleh orang tua Ryan, yang merupakan seorang pengusaha kaya. Ayah Ryan (Zaenal Abidin) dan Ibunya (Nani Wijaya) bahkan terlalu menganggap rendah Santi, yang Cuma penjaga toko. Padahal mereka tidak tahu siapa sebenarnya santi. Berbagai upaya dilakukan oleh Ayah Ryan untuk memisahkannya dengan Santi, termasuk membayar dengan sejumlah uang agar Santi mau meninggalkan Ryan. Dengan selembar Cek senilai 50 juta, merupakan harga Santi untuk meninggalkan Ryan.
Namun pelecehan ini dibalas Santi dengan menyobek Cek yang telah diterimanya dan melemparkan kemuka ayah Ryan. Sebagai gantinya Santi memberikan selembar cek dan menyuruhnya mengisi seberapa mau ayah Ryan mengisi. Kejadian ini di dengar oleh Ryan, akhirnya Ryan memilih kabur dengan membawa Santi.
Jauh daripada itu, ternyata Ayah Santi (Ami Priyono) memiliki dendam sendiri terhadap ayah Ryan yang telah menyebabkan adiknya hamil dan ayah Ryan tidak bertanggungjawab. Sehingga Ayah Santipun tidak menyetujui hubungan Santi dengan Ryan.
Namun tekad sepasang kekasih untuk lari sudah bulat, meski seluruh kartu kredit dan uang tabungan Ryan sudah di blokir oleh bank atas suruhan ayahnya, namun untuk menghidupi mereka akhirnya menggunakan uang santi. Ryan dan Santi pergi mengungsi ke sebuah desa dengan dibantu oleh Agus.
*****
Keluarga Ryan dan Ayah Santi akhirnya berdamai atas perseteruan mereka dan menyetujui hubungan anak-anaknya. Mereka mencari tahu keberadaan Ryan dan Santi melalui sopir ayah Santi. Setelah diketahui keberadaan mereka, kedua keluargapun bergegas menuju ke desa dimana Ryan dan santi tinggal.
Akan tetapi sebelum mereka sampai, sebuah kejadian menimpa sepasang kekasih tersebut. Santi akan diperkosa oleh berandalan, namun digagalkan oleh Ryan. Akibat usahanya untuk menggagalkan perkosaan tersebut, akhirnya Santi dan Ryan di tusuk oleh berandalan tersebut sebelum akhirnya kabur. Dalam keadaan terluka parah, akhirnya Ryan dan Santi ditemukan oleh keluarganya yang telah menyetujui hubungan mereka.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RATNO TIMOER DALAM FILM ” SIBUTA DARI GOA HANTU EPS NERAKA PERUT BUMI “

Posted by Toto Andromeda on February 13, 2015

Neraka Perut Bumi

Neraka Perut Bumi

JUDUL FILM : SI BUTA DARI GOA HANTU ‘ NERAKA PERUT BUMI’
SUTRADARA : H. RATNO TIMOER
CERITA : GANES TH
SKENARIO : PITRAJAYA BURNAMA, RATNO TIMOER
PRODUKSI : PT. RAPI FILM
TAHUN PRODUKSI : 1985
JENIS : FILM SILAT
PEMAIN : RATNO TIMOER, ENNY BEATRICE, ADVENT BANGUN, PITRAJAYA BURNAMA, LINDA HUSEIN, HARRY CAPRI, HIM DAMSIK, NINA ANWAR, LINDA ANWAR, YETTY LOREN
SINOPSIS :
Pengembaraan Barda Mandrawata (Ratno Timoer) dan Kliwon monyet kecilnya sampai di sebuah desa Telagasari, dimana penguasa wilayah sekitarnya Raden Parna (Advent Bangun) selalu mencari korban wanita persembahan untuk Batara Kalla. Dengan dibantu oleh Paragodam (Him Damsyik), Raden Parna selalu mengikuti sarannya. Sarimbi (Enny Beatrice) adalah kembang desa Telagasari yang menjadi incaran Raden Parna sebagai wanita persembahan berikutnya. Dengan menyuruh anak buahnya, Raden Parna menyuruh agar dapat membawa Sarimbi kehadapannya. Namun niat anak buah Raden Parna di haling-halangi oleh Barda yang berhasil menyelamatkan Sarimbi. Sarimbi adalah anak perempuan Didu (Pitrajaya Burnama) yang tinggal bersama adiknya Sardi.
Atas ketidakberhasilan anak buahnya, akhirnya Raden Parna turun tangan sendiri untuk membawa Sarimbi ke hadapannya. Namun niatnya juga dihalang-halangi oleh Barda. Setelah beradu ilmu, ahirnya Raden Parna kalah dari Barda. Raden Parna meminta bantuan pada Batara Kalla untuk membunuh Barda, namun Batara Kalla juga tidak berhasil. Raden Parna kecewa terhadap batara kalla.
Karena berkali-kali gagal membawa Sarimbi, akhirnya Raden Parna kembali menyuruh anak buahnya untuk menyerang rakyat telaga sari dengan didampingi Parda (Harry Capri) tangan kanan Parna. Ayah Sarimbi dibunuhnya, dan Sarimbi akhirnya berhasil di bawa ke hadapan Parna. Merekapun merencanakan pernikahan Sarimbi dengan Raden Parna, sedangkan Sardi berhasil selamat dan terpisah dengan Sarimbi. Pernikahan dilakukan ketika bulan purnama tiba.
Barda berusaha untuk membebaskan Sarimbi, namun sayang kali ini dapat ditangkap dan di jebloskan ke neraka perut bumi, tempat dimana orang tidak akan bisa lolos. Raden Parna juga mempekerjaan orang sebagai pekerja paksa. Di Telagasari Sardi berhasil menghimpun kekuatan bersama dan berhasil membebaskan para pekerja paksa serta menyerbu tempat Raden Parna yang sedang mempersiapkan pernikahan bersama Sarimbi. Barda berhasil lolos dari tempat penyekapannya, dan berhasil menghancurkan patung Batara Kalla. Bersama hancurnya Batara Kalla, Parna juga turut hancur.
Sarimbi berhasil di selamatkan. Sedangkan Barda melanjutkan pengembaraannya.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »