Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Archive for the ‘Umum’ Category

RICO TAMPATTY & CICHA KOESWOYO DALAM FILM GEJOLAK KAWULA MUDA

Posted by Toto Andromeda on May 11, 2016

Gejolak Kawula Muda

Gejolak Kawula Muda

JUDUL FILM                        : GEJOLAK  KAWULA MUDA

SUTRADARA                       : MAMAN FIRMANSYAH

CERITA                                  : DEDDY ARMAND

PRODUSER                          : GOPE T SAMTANI

PRODUKSI                           :  PT. RAPI FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  GATOT SUDHARTO, NOMO KOESWOYO

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : CHICHA KOESWOYO, RICO TAMPATTY, TITI DWIJAYATI, IKANG FAWZI, RIA IRAWAN, SEPTIAN, ZAINAL ABIDIN, ADE IRAWAN, KUSNO SUDJARWADI, PIET BURNAMA

SINOPSIS :

Break dance sedang naik daun. Sekumpulan remaja menghabiskan malam dengan breakdance di jalanan dianggap mengganggu ketertiban umum sehingga ketika polisi datang, dari sekelompok remaja tersebut, Rico (Rico Tampatty) dan Chicha (Chicha Koeswoyo) dan kawan-kawannya ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Mereka di bawa ke kantor polisi untuk di beri penyuluhan tentang breakdance yang mengganggu ketertiban umum tersebut.

Akibat perbuatan para remaja tersebut, polisi juga mengundang para orang tua untuk di beri pengarahan dan penyuluhan. Mengetahui anaknya ditangkap polisi, Ayah Chicha (Zainal Abidin) menjadi marah karena ia sebenarnya menentang anaknya.  Rico dan Chicha adalah sepasang kekasih.

Setelah pertemuan antara orang tua dan anaknya di kantor polisi, ayah Chicha sangat menentang kegiatan Chicha, ia di perlakukan seperti anak kecil yang overprotektif. Sikap ayahnya yang keras tersebut membuat Chicha menjadi down. Ia tidak bersemangat, namun Rico selalu memberinya semangat untuk bangkit pada Chicha. Kegiatan breakdaance yang dilakukan para remaja itu sangat ditentang oleh ayah Chicha.  Ia menganggap tarian tersebut adalah tarian gila.

Untuk membuktikan kalau  apa yang mereka lakukan adalah positif, para remaja tersebut terus berlatih breakdance hingga suatu saat mengadakan pertunjukkan. Meski pada awalnya Chicha dilarang untuk ikut oleh ayahnya namun akhirnya ayah Chicha juga hadir dalam pertunjukkan yang sukses. Ia berubah sikap setelah menyaksikan pertunjukkan breakdance tersebut.

****

Breakdance menjadi sangat terkenal pada pertengahan 80an, Film ini cukup membosankan, apalagi di 11 menit pertama praktis menunjukkan tarian breakdance saja, bahkan secara keseluruhan hampir setengah dari film ini adalah breakdance, dengan dialog yang seperlunya saja. Untuk kalangan remaja breakdance sebenarnya dapat dijadikan sebagai sarana olahraga juga karena membutuhkan gerakan yang lentur.

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RICO TAMPATTY & CHICHA KOESWOYO DALAM FILM “IDOLA REMAJA”

Posted by Toto Andromeda on April 28, 2016

Idola Remaja

Idola Remaja

JUDUL FILM                        : IDOLA REMAJA

SUTRADARA                       : MAMAN FIRMANSYAH

CERITA                                  : DEDDY ARMAND

PRODUSER                          : GOPE T SAMTANI

PRODUKSI                           :  PT. RAPI FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  DODO ZAKARIA

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : CHICHA KOESWOYO, RICO TAMPATY, EKKI SOEKARNO, ZAINAL ABIDIN, SOFIA WD

SINOPSIS :

Adegan di buka dengan konser Rico & Group dengan penonton yang sangat membludak dipenuhi oleh anak-anak muda.  Rico adalah penyanyi yang sangat di gandrungi oleh para kawula muda. Ia menjadi idola para remaja. Sebagai seorang idola, Rico menjadi sangat sibuk untuk mengatur jadwal dengan bayaran yang tinggi, hingga suatu saat datanglah dua orang utusan dari sebuah Yayasan Panti Asuhan yang ingin menghadirkan Rico untuk menyanyi dengan biaya gratis, yayasan hanya menyediakan fasilitas saja. Namun sebagai seorang penyanyi yang sedang naik daun, Rico menolaknya dan mengusulkan untuk menghadirkan penyanyi lain yang mau untuk tidak dibayar.

Mendengar maksud kedatangan dua orang dari yayasan panti asuhan Ibunya Rico (Sofia WD) memanggil Rico dan menyuruhnya untuk membantu panti tersebut. Dengan pertimbangan dari ibunya, akhirnya Rico mau menerima tawaran tersebut.

Pada suatu konsernya, Rico di ganggu oleh sekelompok anak muda yang mencoba mengacaukan konsernya. Namun, dengan berbesar hati, Rico menyuruh sekelompok anak muda tersebut untuk naik ke panggung dan menyanyikan sebuah lagu. Chicha (Chicha Koeswoyo), Ekki (Ekki Soekarno) dan kawan-kawannya naik kepanggung dan menyanyikan sebuah lagu Tiada Lagi yang Lain.  Sepulang di rumah, Chicha sudah ditunggu ayahnya (Zainal Abidin) yang menganggapnya liar karena selalu pulang kerumah. Chicha adalah korban dari perbuatan kedua orangtuanya yang bercerai. Chicha merasa kesepian karena itulah ia melampiaskannya dengan berhura-hura dan pulang malam.  Chicha hanya butuh kasih sayang.

*****

Selepas mengganggu konser Rico, Chica datang ke tempat Rico. Dengan cueknya ia meminta tanda tangan, begitu selesai langsung pergi. Kecuekan Chicha justru membuat Rico penasaran padanya. Hal ini membuat Chicha dan Rico semakin dekat dan menumbuhkan cinta diantara keduanya. Rico dan Chicha menjadi saling peduli satu sama lain, meski sesekali Chicha cemburu pada penggemar-penggemar Rico.

Kedekatan Chicha dan Rico membawa perubahan pada diri Chicha, ini pula yang dirasakan oleh ayahnya. Chicha menjadi lebih baik.  Namun kedekatan ini tidak diterima oleh Ekki yang diam-diam mencintai Chicha.  Ekki marah, akibat kecemburuannya hingga Rico di setrum saat sedang latihan dan menyebabkan kelumpuhan.  Keadaan ini membuat Rico menjadi rendah diri dan semakin down dibuatnya apalagi ketika sedang konser Rico hanya duduk yang membuat para penonton marah dan melemparinya, meski Chicha dan Ibunya selalu member semangat.  Puncaknya adalah saat ibunya jatuh, Rico berdiri dan menggendong ibunya, saat itulah Rico sembuh dan bisa berdiri kembali.  Rico kembali pada Rico yang dulu, konserpun di lanjutkan, Rico menjadi Idola Remaja.

 

 

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RATNO TIMOER DALAM SIBUTA DARI GUA HANTU EPS. LEMBAH MAUT

Posted by Toto Andromeda on April 12, 2016

Lembah Maut

Lembah Maut

JUDUL FILM                        : SI BUTA DARI GOA HANTU ‘ LEMBAH MAUT “

SUTRADARA                       : H. RATNO TIMOER

CERITA                                  : GANES TH

SKENARIO                           : H RATNO TIMOER

MUSIK                                  : HARRY RUSLI

PRODUSER                          : HENDRO WARSITO

PRODUKSI                           :  PT.  DAYA ISTERI FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1990

JENIS                                     : FILM SILAT

PEMAIN                               : H RATNO TIMOER, PIET BURNAMA, JOHAN SAIMIMA, ALBA FUDARA , S PARYA, HERMAN RUKMANA, TOMMY SANKURIANG,

SINOPSIS :

Barda (Ratno Timoer) melanjutkan pengembaraan di hari ke tujuh bersama sahabat setianya Kliwon seekor monyet yang setia kemana Barda berjalan. Tibalah saatnya Barda di sebuah lembah, ia merasakan sebuah keanehan di tempat tersebut. Sementara itu serombongan orang sedang berjalan membawa obat-obatan untuk dibawa ke desa Tantena untuk mengobati wabah yang sedang melanda secepat angin di desa Pandolo.  Rakyat yang tidak berdosa di serang wabah penyakit kusta.  Rombongan tersebut bertemu dengan Barda, si buta dari goa hantu ketika di serang oleh para penyerang gelap yang ingin menghancurkan obat-obatan.

Namun berkat bantuan Si buta dari goa hantu, akhirnya mereka sampai juga ke desa  Tantena yang di pimpin oleh Puang Marempang (Robert Syarief). Puang Marempang adalah kepala desa bersama Ketua pengobatan PUang Tombalang (Aspar Paturusi), namun meski adanya  wabah tersebut, Tombalang tidak berbuat apa-apa.  Datang juga ke desa tersebut Badai Teluk Bone (Piet Burnama) mantan sahabat Marempang yang pernah berseteru dan dianggap bejat. Meski pada awalnya kedatangan  Badai teluk bone di tolak oleh Marempang, namun berkat Ranggi, putri Marempang akhirnya Badai Teluk Bone diterma untuk mengabdi sebagai tabib.

Segala cara di tempuh untuk mengobati kusta, namun hambatan demi hambatan di temui. Sebab musabab darimana asal penyakit tersebut juga tidak belum diketahui. Sementara itu Marempang di adili di depan rakyatnya atas hasutan seorang bertopeng yang telah menghasut warga dan menuduh Marempang telah  menyalahgunakan jabatan. Namun berkat penyelidikan akhirnya di ketahui siapa sebenarnya biang keladi semua kejadian dan wabah penyakit tersebut.

Adalah Santika yang mengasuh Ranggi, yang akhirnya menceritakan siapa sebenarnya Tombalang, yang sudah lama menyimpan dendam terhadap Marempang akibat rasa iri hati padanya.  Santika dibunuh karena telah membocorkan rahasia,

Warga desa akhirnya terbebas dari wabah tersebut, sementara Barda akhirnya mengetahui kalau Badai Teluk Bone adalah ayah dari Ranggi, namun hal itu dibiarkan menjadi misteri bagi Ranggi, karena Badai Teluk Bone tidak menceritakan yang sesungguhnya pada Ranggi, ia pergi dari hadapan Marempang dan Ranggi. Sementara itu Barda melanjutkan perjalanan. Namun ditengah jalan terdengar jeritan Ranggi yang sedang di ikat oleh orang bertopeng. Barda segera mendekatinya dan menyuruh melepaskannya, Barda sudah mengetahui siapa sebenarnya orang bertopeng tersebut.  Orang bertopeng hitam menyandera Ranggi.  Ranggi berhasil diselamatkan, sedangkan orang bertopeng hitam yang tak lain adalah Tombalang akhirnya tewas setelah bertarung.

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

5 FILM HOROR INDONESIA TERSERAM YANG WAJIB DI TONTON

Posted by Toto Andromeda on April 4, 2016

  1. Pengabdi Setan

    Pengabdi Setan

    PENGABDI SETAN

Pengabdi setan menduduki peringkat pertama terseram yang pernah penulis tonton hingga saat ini, film ini paling menyeramkan sampai-sampai tidak bisa tidur kala itu. Ruth pelupessy menjadi magnet tersendiri di film ini karena menjadi dukun yang menyamar jadi pembantu untuk kemudian membunuh satu persatu penghuni rumah. Nah berikut petikan synopsis yang penulis berusaha tulis.

SINOPSIS PENGABDI SETAN :

Keluarga Hendarto (WD Mochtar) baru kehilangan istrinya yang meninggal. Setelah prosesi pemakaman dan doa-doa di panjatkan, keluarga Hendarto pun menjadi kesepian. Keadaan rumah menjadi dingin. Pada Malam pertama setelah kematian ibunya, Tommy (Fahrurozi) didatangi oleh arwah ibunya ketika sedang terbaring di tempat tidur, sementara Rita (Sisca Karebety) kakak Tomy memandang Tomy yang keluar mengikuti ajakan penampakan ibunya.

Keesokan harinya, atas saran teman-teman Tomy, Tomy pergi untuk menemui peramal. Ketika bertemu peramal Tomy diramal hidupnya dalam kegelapan untuk itu peramal menyarankan Tomy untuk memperdalam ilmu hitam, sementara Sisca yang hobi pesta bersama pacarnya Herman(Simon Cader) selepas kematian ibunya tetap melakukan hobinya meski ia pun merasa aneh karena selepas kepergian ibunya banyak kejadian-kejadian aneh di rumah mereka. Keluarga Hendarto memiliki satu pembantu bernama Pak Karto (Him Damsik) yang sudah mulai sakit-sakitan karena kadang-kadang bengeknya kambuh.  Sejak kejadian itu Tomy menjadi aneh dan pendiam, ditambah lagi Herman menakut-nakuti kalau sesudah kematian, arwah orang tersebut masih berada di sekitar rumah mereka.

Kejadian-kejadian aneh dan kehidupan yang dingin dalam rumah mereka berlanjut setelah kedatangan pembantu yang baru saja datang ketika malam tiba bernama Bi Darminah(Ruth Pelupessy). Sejak kedatangan Darminah, Rita mendapati dirinya kalau ia melihat sosok kuntilanak.  Herman merasa kalau Darminah bukanlah orang baik-baik, sementara Pak Karto juga mencium gelagat tidak baik dari kelakuan Darminah yang aneh dan mencurigakan. Tomy yang sedang memperdalam ilmu hitam mencari buku buku yang akan di gunakan sebagai referensi untuk belajar, namun melihat Tomy yang galau pemilik buku menunjukkan buku tuntunan sholat dan menyuruh Tomy untuk menunaikannya.  Namun godaan pun di terima oleh Tomy kala mau menunaikan sholat di malam hari tiba-tiba ia didatangi sosok kuntilanak agar Tomy menghentikan solatnya.

Kejadian-kejadian aneh dan menakutkan selalu terjadi selepas kedatangan Darminah. Pak Karto yang merupakan penjaga  rumah Hendarto akhirnya ditemukan tewas tergantung, sedangkan Herman akhirnya harus tewas tertabrak truk.  Kematian Pak Karto dan Herman yang tragis seolah ada yang membangkitkan mereka untuk menjadi mayat hidup dan selalu mengejar Rita dan Tomy. Rita pun di kejar mayat hidup Herman sebelum akhirnya di tolong oleh Darminah.  Atas kejadian-kejadian tersebut akhirnya Rita dan Tomy  mengutarakan keinginan pada ayahnya untuk mengundang dukun agara dapat mengusir hantu-hantu yang ada di rumah tersebut.  Namun nasib naas bagi dukun tersebut karena ia tidak berhasil mengusirnya namun justru ia di serang oleh pecahan kaca dan vas bunga yang berterbangan. Setelah semua berakhir, tanpa sepengatahuan keluarga Hendarto, Darminah keluar rumah dengan berkerudung hitam menuju ke sebuah kuburan. Namun tanpa ia sadari Tomy mengikuti apa yang di lakukan Darminah.

 

Sesampai di kuburan, Darminah berusaha untuk memanggil arwah ibu Tomy dan membangkitkanya dan membunuh seluruh keluarganya. Tomy mengintipnya dari kejauhan, namun sial, ia ketahuan Bi Darminah. Langkah seribu di ambil oleh Tomy untuk menuju motornya. Ia berusaha menyalakan motor tapi sial sekali motornya tidak bisa di starter, sementara itu Darminah menyuruh mayat hidup Pak Karto, Herman dan Ibu Tomy untuk mengejar Tomy (kayaknya disini deg degan banget deh nontonnya hehe). Namun beruntung akhirnya Tomy berhasil menyalakan motornya dan bergegas memacunya untuk pulang. Ia menceritakannya pada Rita dan ayahnya. Namun meski Rita percaya apa yang dilakukan Darminah, tidak dengan ayahnya. Ia menuduh Tomy mengada-ada. Untuk membuktikannya ayahnya mengajak Tomy untuk mengecek kamar Darminah. Dan benar saja, Darminah ternyata ada di kamarnya dan sedang menjahit. (duh disini gedek banget tuh sama Darminah hahaha).

 

Keesokan harinya Rita dan Tomy berinisiatif untuk menggali kubur ibu mereka namun mayatnya masih ada dalam kuburnya. Sekembalinya dari kuburan ia sudah disongsong ayahnya dan memarahinya. Ia mengatakan kalau perbuatan Tomy dan Rita adalah gila. Namun demikian akhirnya Hendarto pun percaya setelah ia melihat langsung mayat hidup yang ingin membunuhnya, dari istrinya yang telah meninggal hingga karto dan Herman yang sudah berujud mayat hidup. Pada saat yang sama, Darminah keluar dari kamarnya dengan menggiring mayat hidup. Penampilan Darminah sangat menakutkan dengan mata yang tajam dan rambut kribonya. Akhirnya kedok Darminah terbuka, ia dapat dibasmi, dan keluarga Hendarto insyaf dan kembali kepadaNya untuk menjalankan ibadah.

*****

Pengabdi setan saya nobatkan sebagai film Horor Indonesia sepanjang masa meski film ini dianggap mencontoh dari film luar negeri berjudul Phantasm, namun menonton film ini adegan demi adegan terasa sangat menakutkan. Dan hingga saat ini belum ada film yang bisa menandingi Pengabdi Setan, meski itu film Suzanna.

Bayi Ajaib

Bayi Ajaib

  1. BAYI AJAIB

Film ini menduduki peringkat kedua terseram yang pernah penulis tonton. Adegan bayi yang jelmaan arwah seorang portugese menjadi magnet di film ini, bagaimana ia mulai berulah sejak dalam kandungan hingga lahir.

SINOPSIS  BAYI AJAIB:

Kosim (muni Cader) menemukan intan ketika sengaja mencarinya disungai yang menyebabkan ia Kaya, sementara Dorman (WD Mochtar) yang sama-sama mencarinya tidak menemukannya. Kedua orang ini adalah bakal calon lurah yang sedang menjagokan dirinya.  Melihat Kosim mendapatkan intan untuk membiayai pencalonannya membuat Dorman menggunakan caranya dengan menggunakan Roh moyangnya Alberto Dominique, seorang portugis yang mati digantung karena kekejamannya. Ia merasuk kedalam kandungan istri Kosim (Rina Hashim) yang sedang mengandung anak pertamanya. Kosim dianggap sebagai saingan Dorman sehingga ia perlu melakukan tindakan tersebut. Meski usia kandungan masih enam bulan, namun istri Kosim yang baru saja terperosok kedalam kuburan tua, pulang kerumah dengan menjerit-jerit, apalagi keanehan pun terjadi, kandungannya pindah ke belakang. Dan selang beberapa saat anaknya pun lahir. Namun keanehan kembali terjadi, anaknya lahir dalam keadaan terbungkus. Maka asisten dukun beranak pun menaruhnya di dapur di sebuah tempat, namun malang, tiba-tiba bayi tersebut tiba-tiba keluar dan menggigit leher. Asisten dukun beranakpun meninggal ditempat. Jeritan pun terdengar, Kosim lalu mencari asal suara. Namun ia hanya mendapati mayat perempuan tua, sedangkan anaknya tidak ada. Anaknya diketemukan terdampar di bangunan tua bekas peninggalan orang Portugis.

Kelahiran anak Kosim menjadi hal aneh, karena ia sering mendelik-delik, bahkan di sunat pisau sunatnya tidak mempan. Anak tersebut juga hampir membunuh ibunya ketika ia berhasil menarik Ibunya masuk kedalam sumur. Keanehan demi keanehan pun terjadi. Hal ini membuat aneh, terutama apa yang dikatakan oleh sang peramal. Saat itu istri Kosim hamil anak kedua, namun Anak pertamanya tidak akan membiarkan adiknya lahir, maka segala upaya ia gunakan untuk mencelakakan ibunya. Keanehan tersebut juga dirasakan oleh dukun beranak (Woly Sutinah) yang membantu melahirkan. Akhirnya dukun beranak tersebut pun mati di gigit oleh anak kosim yang sudah dirasuki roh jahat.

Sementara itu pemilihan lurah tetap berlangsung. Ada tiga calon yang maju yakni, Saleh, Dorman dan Kosim. Setelah diadakan pemilihan, Salehnya yang terpilih menjadi Lurah sedangkan Dorman dan Kosim kalah. Kekalahan Kosim ditengarai sebagai akibat dari anaknya yang telah di rasuki roh jahat. Ketika anaknya sedang menggigit dukun beranak, kosim bermaksud membunuhnya, namun ditolong oleh kiyai kampung tersebut. Akhirnya anak Kosim terbebas dari roh jahat, dan kini ia bisa di sunat oleh dukun sunat (Bokir)

Misteri Sumur Tua

Misteri Sumur Tua

  1. MISTERI SUMUR TUA

Miseteri Sumur tua menjadi film ketiga yang menduduki peringkat seram versi penulis.  Tanti Yosepha mampu membawa film ini menjadi lebih mencekam dan begitu dingin, cerita tentang pencurian mayat untuk kemudian di setubuhi yang di persembahkan untuk anaknya. Film ini begitu dingin sepi dan mencekam.

SINOPSIS MISTERI SUMUR TUA:

Film ini Diangkat dari Novel karya Ali Shahab berjudul Mayat-Mayat Merangsang.

Adegan di buka dengan kematian Ny. Margaretha istri dari tuan Gunawan(Muni Cader). Namun selang sehari, Mayat Ny. Margaretha hilang. Polisi berusaha menyelidiki hilangnya mayat Ny. Margaretha dengan berbagai kemungkinan. Belum selesai dengan  penyelidikan mereka, Mayat istri Tuan Gunawan sudah di kembalikan oleh pencurinya.  Dari hasil pemeriksaan di ketahui dalam mayat Ny. Gunawan terdapat garam hasil dari keringat yang mengering dan sperma.

Pencurinya ditengarai adalah seorang yang menderita kelainan seksual Nekrophilia atau orang yang suka meniduri mayat.  Adalah Omen (Syamsuri Kaempuan) yang bertugas mencuri dan mengembalikan mayat-mayat yang di curi atas tuduhan Ny. Netty.

Di desa tersebut tinggal Netty (Tanti Yosepha) seorang perempuan mantan pemain sandiwara keliling yang menjadi primadona,  istri dari tuan Karel almarhum yang di bunuh oleh Ny. Netty dengan meracuninya di sop jamur yang dimakannya, karena Ny. Netty mencintai Albert (Piet Pagau). Meski Netty memiliki seorang anak, Pieter (Bagus Santoso) namun perselingkuhan itu terjadi dan kematian Tuan Karel terjadi ketika Pieter masih berumur 12 tahun.  Pasca kematian suaminya, Netty menikah dengan Albert. Saat itu pula ia mengajak Meriem anak tiri Netty yang juga merupakan anak dari Tuan Karel untuk tinggal bersama ibu tirinya. Namun dibalik kebaikan Albert, ternyata diam-diam ia menyukai Meriem dan menidurinya hingga hamil. Keadaan ini di ketahui oleh Netty yang langsung membunuh Meriem dengan menyuruh Omen (Syamsuri Kaempuan) pembantu setianya untuk mencekiknya hingga tewas. Setelah Meriem tewas, Netty yang mengetahui kalau Pieter mencintai Meriem tapi pemalu menyuruhnya untuk meniduri Meriem ketika sudah menjadi mayat. Sementara itu Albert akhirnya ikut mati di tembak oleh Netty setelah melihat Pieter sedang tidur bersama Mayat Meriem. Netty Marah pada Albert karena telah berani tidur dengan anak tirinya.

Pieter merasa heran akan perintah mamanya yang selalu menyuruhnya meniduri mayat wanita yang cantik dan muda. Atas cerita Omen, akhirnya Pieter paham, kenapa setiap tanggal 13 Oktober selalu mendapat hadiah mayat wanita cantik, karena sebagai hadiah ulang tahunnya. Pieter akan disuruh untuk meniduri mayat tersebut.

*****

Ketika sedang menggembala, Pieter melihat seorang gadis dan sopirnya yang berhenti karena mobilnya mogok. Pieter menolongnya dengan mengambilkan air. Akhirnya Pieter berkenalan dengan perempuan tersebut yang bernama Martha (Hanna Wijdaya) anak dari Tuan Gunaw an. Bahkan Pieter dan Martha akhirnya saling suka.  Namun hal ini disembunyikan dari Ny. Netty karena pasti akan marah.  Namun akhirnya perbuatan Pieter di ketahui oleh Mamanya. Ia  marah pada Omen karena tidak memberitahukannya.

Penyelidikan polisi mulai membuahkan hasil. Ia mulai menyimpulkan atas korban-korban yang selalu terjadi pada tanggal 13 Oktober dan selalu di buang ke sumur.  Polisi mulai mengendus rumah Netty dan memancingnya untuk berbicara tapi tidak berhasil.

Pada tanggal 13 Oktober tepat ulang tahun Pieter yang ke 23, Martha di jemput oleh Omen, sementara sepeti biasa Pieter menunggunya di bukit. Namun ketika Pieter menunggu di bukit, atas perintah Netty, omen membawa Martha ke rumahnya.  Netty akan membunuh Martha agar Pieter menikmati tubuh mayat kembali ketika ulang tahun. Netty tidak ingin kalau Pieter yang sensitive akan disakiti hatinya oleh perempuan, namun jika dengan mayat maka Pieter tidak akan dibuat sakit hati, demikian alasan Netty. Namun Netty yang sudah sakit jiwa dengan menjerumuskan anaknya untuk menikmati tubuh mayat semakin marah ketika Martha bilang kalau ia mencintai Pieter. Netty menyuruh Omen untuk mencekik Martha. Namun Omen menolaknya dengan melempar benda yang ada di dekatnya pada Netty. Netty semakin marah dan menembak Omen.

Netty semakin marah pada Martha karena sejak kehadirannya, anaknya Pieter dan Omen berani berkhianat pada Netty. Ketika Netty bersiap membunuh Martha, saat itulah Polisi datang.  Namun karena Netty melawan, terpaksa Polisi menembak Netty. Pieter kembali dari bukit dan mendapati mamanya yang sedang sekarat. Akhirnya Netty tewas.

Telaga ANgker

Telaga ANgker

  1. TELAGA ANGKER

Film telaga angker menduduki peringkat ke 4 terseram yang pernah penulis tonton. Suzanna memang menjadi ikon film horror pada masanya, dan ia berhasil membuat takut dalam film ini di bandingkan dengan film-film Suzanna lainya. Aroma mistis dan komedi selalu ada dalam film-film Suzanna. Adegan di kamar mandi/toilet menjadi adengan terseram dan mengagetkan di film ini.

SINOPSIS TELAGA ANGKER.

Anita(Suzanna) yang tengah mengandung, menjadi korban keganasan penjahat. Ia bersama Lenny, adik suaminya dibunuh, mobilnya ditenggelamkan ke dalam telaga. Ketika peristiwa itu terjadi, suaminya Robby(George Rudy) tengah menjemput anaknya, Sandy. Langkah pencarian bersama satuan polisi dikerahkan, tetapi tak ada hasil. Sementara itu, ada penelepon gelap, mengaku bahwa kelompoknya telah membunuh Anita dan Lenny.

Suatu malam keluarga Robby amat gembira, Anita telah kembali ke kamarnya bagaikan mimpi. Keesokan harinya Anita menghilang kembali entah ke mana. Paman Wijaya, kakak kandung Anita, datang terutama untuk menghibur Sandy. Kesedihan menjadi bertambah tatkala Robby yang berusaha mencari sendiri pembunuh istrinya juga menjadi korban keganasan para penjahat itu.

Akibatnya, arwah Anita yang masih gentayangan, meneror dan membunuh para pelaku kejahatan tersebut. Ada beberapa adegan yang membuat kaget dan tentu takut. Naluri keibuan Anita menghendaki Sandy agar ikut serta ke tempatnya. Paman Wijaya yang saleh dan taat beragama, berhasil menenteramkan arwah Anita. Akhirnya kematian Anita pun di sempurnakan agar tidak mengganggu lagi.

 

Faridha Pasha - Dukun Ilmu Hitam

Faridha Pasha – Dukun Ilmu Hitam

  1. DUKUN ILMU HITAM

 

Dukun Ilmu hitam menjadi film peringkat kelima terseram yang pernah penulis tonton, kehadiran Farida Pasha dan Ruth pelupessy di film ini menjadi daya Tarik tersendiri. Ruth pelupessy memiliki wajah angker. Bagaimana ceritanya?

SINOPSIS DUKUN ILMU HITAM

Dewi (Ruth Pelupessy )terkena kutukan menjadi ular. Di dalam Sarangnya ia disarankan untuk meminum darah wanita yang memiliki bayi. Dewi akhirnya mencari korban seorang wanita yang memiliki bayi perempuan. Dengan wujudnya sebagai ular Dewi membelit wanita tersebut dan menghisap darahnya. Maka setelah meminum darah perempuan itu, Dewi berubah wujud menjadi manusia. Melihat bayi dari anak wanita tersebut, Dewi membawanya untuk dibawa kesarangnya di Goa untuk menemani anaknya yang berujud ular yang kemudian berubah menjadi bayi yang bersisik dipipinya.

Sementara itu suami dari perempuan tersebut setelah berupaya menolong istrinya, akhirnya juga harus mati karena ulah dari Dewi. Namun sebelum mati, ia bertemu dengan Pak Guru (WD Mochtar) dan muridnya yang dan menitipkan pesan agar ia menjaga anaknya yang dibawa pergi oleh Dukun Ilmu Hitam. Ia menceritakan cirri-ciri anaknya yang memiliki tanda hitam di tangannya.

Setelah berubah menjadi manusia, Dewi menemui suaminya Hasan (Dadang Iskandar) untuk memberitahukan bayinya dan ada lagi bayi satunya yang dicuri. Dewi tidak mau mengurus bayinya dan menyerahkan pada Hasan seorang Dukun yang pernah di usir dari kampung Pak Guru.

****

Kini mereka sudah tumbuh dewasa. Kedua bayi tersebut di beri nama Sari (Farida Pasha) dan Maya (Dian Ariestya). Keduanya di beri bekal ilmu hitam oleh ayahnya. Namun sifat Sari dan Maya sangat berbeda. Sari sering marah-marah karena mukanya jelek sedangkan Maya berparas cantik. Mereka tinggal di sebuah gubuk yang tersembunyi dari kampung penduduk. Mereka juga menghindari agar tidak terlihat dari penduduk kampung. Hanya Maya saja yang sesekali di suruh mencuci baju ke sungai. Suatu hari, baju milik Sari warna merah hilang. Sari marah, namun di lerai oleh ayahnya. Sementara itu Maya akhirnya kembali ke sungai untuk mengambil air. Saat disungai, ia melihat baju merah milik Sari yang hilang. Ia bermaksud mengambilnya, namun disaat itulah muncul Panji (Ray Sahetapi). Secara kebetulan Panji melihat tanda hitam ditangan Maya. Panji pun memberitahukan pada Pak Guru. Singkat cerita Panji dan Maya akhirnya menikah, setelah Maya melepaskan diri dari Hasan dan Sari. Sari tentu saja berang.

Mereka terus menganggu dengan ilmu hitamnya, hingga suatu hari Sari menemui anak Maya dan Panji. Ia memberikan ular yang dipaksa ditelan kemulut anak Maya. Mengetahui anaknya dalam bahaya Maya berusaha menolongnya. Malang, ular yang berada di tubuh anaknya tertelan sendiri. Sehingga sikap Maya berubah. Ia menjadi beringas dan mencari mangsa. Namun akhirnya Maya berhasil di selamatkan oleh pak Guru.

Diakhir kisah, akhirnya Sari dan Hasan harus menemui ajalnya akibat perbuatannya sendiri, dan orang-orang kampung berteriak kegirangan puas karena mereka sudah tidak ada yang mengganggu lagi.

 

Nah sekarang mau pilih yang mana? Yuk di coba, walau masing masing orang berbeda beda tingkat keseramanya. Ada film-film lain yang layak untuk ditonton. Cintai Film Indonesia

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

PERINGATI HARI FILM NASIONAL KE 65, KPFIJ GELAR NOBAR #BIOSKOPKLASIK BARENG OLX

Posted by Toto Andromeda on March 30, 2015

M

KPFIJ dan Olx beserta Bintang Tamu

KPFIJ dan Olx beserta Bintang Tamu

emperingati bulan film nasional yang ke 65 yang diperingati tiap tanggal 30 Maret, Komunitas Pecinta Film Indonesia Jadul  atau KPFIJ kembali menggelar nonton bareng. Tontonan bareng yang merupakan agenda tahunan di hari film nasional ini adalah tontonan untuk kesekian kalinya, dan kali ini KPFIJ menggandeng OLX untuk bekerjasama dalam pemutaran film ini.

Olx adalah situs iklan berbaris yang mempertemukan antara penjual dan pembeli dengan slogannya Cara tepat jual cepat. Atas support dari OLX akhirnya nobar yang di gelar oleh KPFIJ dapat berlangsung dengan baik. Tema tontonan dalam rangka memperingati hari film Nasional sebagai wujud dari apresiasi masyarakat khususnya komunitas adalah sebagai bentuk apresiasi terhadap film Indonesia agar menjadi tuanrumah di negeri sendiri. Maksud dan tujuan diadakan nobar ini juga agar dapat menyebarkan virus kecintaan terhadap film Indonesia.

Sherly Malinton dan Yessy Gusman

Shirley Malinton dan Mas Anto OLX

Shirley Malinton dan Mas Anto OLX

Nobar #BioskopKlasik ini terselenggara dengan memutar film Gita Cinta Dari SMA yang bertempat di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, bersamaan dengan Gelaran Filartc (Film and Art Celebration) 2015 yang di gelar di area TIM.  KPFIJ menghadirkan Yessy Gusman dan Shirley Malinton dalam pagelaran ini sebagai bintang tamu yang ikut meramaikan acara. Tentu saja ingatan para penonton yang diundang akan tertuju pada ingatan dimasa lalu terhadap film Indonesia.

Kalau ada yang bertanya apa alasan memilih film Gita Cinta dari SMA untuk diputar, adalah agar masyarakat turut mengapresiasi pekerja film yang sudah senior, dan virus film Indonesia akan terus bergulir seiring berkembangnya jaman meski persaingan film Indonesia semakin ketat dengan film asing, namun diharapkan dengan nobar seperti ini, kecintaan akan film Indonesia akan terobati.

Dan bagi kami komunitas Pecinta FIlm Indonesia Jadul selalu mengharapkan semoga acara-acara ini akan terus terselenggara dengan inisiatif komunitas dan mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia dan pihak-pihak lain yang mau menjadi sponsor kami dalam mewujudkannya.

Tak lupa kami ucapkan “SELAMAT HARI FILM NASIONAL” yang ke 65, semoga film Indonesia makin jaya, tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan tetap di cintai oleh masyarakat tanpa memandang kelas.

Berikut Galery foto dari lokasi :

Personel KPFIJ ikut bazar sebagai sellernya OLX

Personel KPFIJ ikut bazar sebagai sellernya OLX

Registrasi Penonton

Registrasi Penonton

Penonton menerima goodibag

Penonton menerima goodibag

Kru KPFIJ

Kru KPFIJ

Kedatangan Shirley Malinton

Kedatangan Shirley Malinton

Berbincang dengan Yessy Gusman dan Shirley malinton

Berbincang dengan Yessy Gusman dan Shirley malinton

Cenderamata dan OLX dan KPFIJ

Cenderamata dan OLX dan KPFIJ

Presscon

Presscon

dari kiri : Aris, Nourma, Yessy Gusman, Alif (OLX), Shirley malinton, Toto

dari kiri : Aris, Nourma, Yessy Gusman, Alif (OLX), Shirley malinton, Toto

IMG_2880

KPFIJ , artis dan OLX

KPFIJ , artis dan OLX

Perwakilan Fans Nike Ardilla dan Paramitha Rusady

Perwakilan Fans Nike Ardilla dan Paramitha Rusady

Tamu dari Nike Ardilla Fans Community dan Paramitha Rusady Fans

Tamu dari Nike Ardilla Fans Community dan Paramitha Rusady Fans

 

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

MELIHAT INDONESIA DENGAN FILM INDONESIA KLASIK (JADUL) DARI MASA KE MASA

Posted by Toto Andromeda on September 4, 2012

 

Film, bagi sebagian orang boleh dikatakan merupakan kebutuhan, sebagai sarana belajar, atau hanya hiburan semata. Dalam sejarah film Indonesia muncul dan di produksi pertama kali tahun 1926 melalui film bisu, Lutung Kasarung. film ini hanya mengandalkan efek bisu dan hanya imaginasi penonton yang ikut berperan serta dalam film ini. Selanjutnya perkembangan film Indonesia mengalami peningkatan dengan di produksi film-film karya sineas Indonesia.

Berbicara film maka tentu saja akan berbicara para sineas dan perkembangan perfilman itu sendiri. Film Indonesia pada awalnya berformat hitam putih hingga seperti sekarang ini yang sudah dipenuhi dengan teknologi maju. Melihat film, sama artinya melihat Indonesia pada jamannnya. baik itu model baju, model rambut, gaya bahasa mapunun trendseternya saat itu. Bahkan yang lebih dalam, adalah tentang keindahan dan kejadulan alam Indonesia pada saat sebuah film dibuat. Panorama atau gambaran alam yang di tampilkan dalam sebuah film klasik, akan sangat berbeda dengan saat kita menonton film dimasa sekarang.

Melalui film klasik Indonesia kita dapat melihat potret Indonesia sesungguhnya dengan di balut oleh sebuah cerita. Sebut saja Film lewat Djam malam, kita dapat melihat ornament, model rumah dan juga kantor pada masa itu, bahasa yang digunakan juga bukan bahasa gaul yang kadang sulit dimengerti tapi bahasa Indonesia yang baik dan sopan. Selanjutnya dalam film Si Manis Jembatan Ancol yang dimainkan oleh Lenny Marlina dan Krisbiantoro, disitu kita masih melihat betapa perawannya betawi kala itu. Coba bandingkan dengan sekarang, hampir semua tempat isinya gedung.

Menelisik film Indonesia klasik memang Indah dan mampu membawa suasana bernostalgia, bagi yang sudah dewasa tentu saja sebagai ajang nostalgia, sedang bagi generasi remaja hal ini bisa menjadi tempat pembelajaran dengan melihat Indonesia kala itu.

Film Indonesia klasik itu kaya akan warna, sebut saja film tahun 70an yang mengandalkan film drama sebagai film unggulannya, kemudian film 80an, Drama masih tetap mendominasi, namun film silat dan komedi ikut mewarnai jagat perfilman kala itu. selain juga adanya film Horror yang di dominasi oleh Suzanna sebagai pemainnya. Melewati 80an dan menginjak film tahun 90an, terjadi kelesuan dalam pembuatan film, bahkan Film Indonesia sempat dianggap mati kala FFI 1992 sebagai ajang penghargaan terakhir sebelum akhirnya hidup kembali tahun 2004. Sepanjang 1992 sampai dengan tahun 2000an praktis hanya beberapa film saja yang di produksi, dan kebanyakan bertema sekwilda (Sekitar wilayah dada) dan paha. Akhir 90an muncul film Petualangan Sherina dan awal 2000an muncul film Ada Apa dengan Cinta sebagai film yang dianggap mampu mengangkat kembali perfilman Indonesia.

Dari masa ke masa kita mampu melihat Indonesia melalui film klasiknya Indonesia. (baca : film jadul)

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

ANNA TAIRAS & ENNY BEATRICE DALAM FILM ‘ PATAH HATI SEORANG IBU ‘

Posted by Toto Andromeda on March 1, 2012

JUDUL FILM                        : PATAH HATI SEORANG IBU

SUTRADARA                       : AGUS ILLIAS

CERITA                                  :  H USMAN EFFENDY

SKENARIO                           :  NASRUL RAMADHAN

MUSIK                                  : FRANKY RADEN

PRODUSER                          : SHONNY EFFENDY

TAHUN PRODUKSI           : 1985

PRODUKSI                           : PT. INEM FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : ANNA TAIRAS, PONG HARJATMO, ALAN NUARI ENNY BEATRICE, WD WMOCHTAR, TUTI WASIAT, GINO MAKASUCI, ERNA SANTOSO, TIEN KADARYONO

SINOPSIS :

Marni (Anna Tairas) membesarkan 4 anaknya, Fauzi, Firman, Fadly dan Tanti setelah ayah mereka bunuh diri akibat hutang berjudi yang menjeratnya. Tiga Tahun telah berlalu, dan kini setelah tiga tahun dari kejadian itu, datanglah Erwin (Pong Harjatmo) seorang pelaut yang ingin mempersunting Marni. Namun niat Erwin ditentang oleh anak-anak Marni yang tidak mau kehadiran ayah tiri, terutama anak pertama mereka Fauzi. Bahkan kakek mereka (WD Mochtar) juga tidak mau kalau Marni menikah dengan Erwin karena dianggap akan mengambil harta ayah mereka.

Fauzi memang anak yang nakal, baik di rumah maupun di sekolah ia tidak mau kalah. Ketika Fauzi kedapatan sedang merokok, maka datanglah Erwin yang mengaku sebagai omnya dan mewakili wali Fauzi, namun Fauzi menolak keras agar Erwin tidak mencampuri urusannya. Ia meminta kakeknya yang datang.  Suatu hari ketika Fauzi sedang berlari bersama adiknya Firman, ia tertabrak mobil yang membuatnya di bawa ke rumah sakit.  Erwin dan Marni berniat untuk menikah, namun selalu ditentang oleh anak-anaknya dan kakek mereka, sehingga gagallah pernikahan mereka.

****

Kini mereka sudah tumbuh dewasa, Fauzi (Alan Nuari) sudah memiliki usaha yang patungan dengan Misye (Tuti Wasiat), Tanti (Enny Beatrice ) menjadi artis sedangkan Fadly  yang dulu dianggap anak pungut kini sudah menjadi dokter. Sementara Marni sendiri kini sudah memiliki butik sendiri. Namun sayang sekali kelakuan anak-anaknya tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Misye dan Fauzi memang pacaran dengan usaha ditangan mereka. Namun Fauzi tidak juga menikahi Misye bahkan uang Fauzi habis di pakai untuk teman-temannya minum-minum.  Fadly meski seorang dokter namun ia berhasil di rayu oleh Misye hingga mencintainya. Fadly patah hati ketika melihat Fauzi dan Misye menikah hingga bunuh diri. Sementara Tanti, hamil dengan seorang sutradara film dan juga seniman lain (Fendy Sukowati). Firman akhirnya pun harus ditangkap polisi setelah membunuh pacar Tanti yang seorang seniman.  Sedangkan Fauzi akhirnya menuntuk pada ibunya untuk mengambil sertifikat ayahnya. Saat itulah datang Erwin dan memukul Fauzi. Namun Marni marah pada Erwin agar tidak turut campur karena bagaimanapun Fauzi adalah anaknya. Marni menyerahkan surat-surat pada Fauzi, dan ia kembali ke panti asuhan seperti dahulu.

Saat itulah Fauzi baru tahu dari surat yang di tulis ayah kandungnya sebelum meninggal. Ia menyesal dan menginginkan ibunya untuk kembali. Namun Marni menolaknya.

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , | 3 Comments »

2011 in review

Posted by Toto Andromeda on January 9, 2012

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

London Olympic Stadium holds 80,000 people. This blog was viewed about 430,000 times in 2011. If it were competing at London Olympic Stadium, it would take about 5 sold-out events for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Posted in Umum | Leave a Comment »

NGEBLOG 2012; TIDAK HANYA SEKEDAR AMBISI

Posted by Toto Andromeda on January 5, 2012

Selamat datang tahun 2012….tercatat sebulan sudah saya tidak menuangkan apapun di blog…kecuali hanya menjawab, membalas email maupun komentar-komentar yang masuk. Sebenarnya hampir tiap hari saya selaku pemilik blog ini selalu mengunjunginya paling tidak membalas atau meng – approve komentar yang masuk. namun untuk menuangkan isi blog, memang sengaja saya tahan…sengaja menahan diri untuk tidak memasukan satu tulisan. Konyol memang karena hobi ini sudah beberapa tahun ini saya sukai…namun itulah kenyataan…sengaja untuk tidak mengupload sebuat tulisan tentu saja tentang film.

Kalau boleh jujur, masih ada sekitar 50an tulisan yang sudah aku siapin yang belum sempat di upload di blog ini. Tentu saja tentang sinopsis sebuah film yang di lihat dari kacamata sendiri…setelah penulis juga menontonnya terlebih dahulu.

Selain film, jeprat jepret penulis juga beberapa kali di upload di FB, namun untuk di blog ini sengaja belum mengauploadnnya.

di tahun 2012 ini semoga saja ngeblog tidak hanya sekedar ambisi penulis, tapi lebih daripada itu..penulis ingin lebih giat lagi untuk memberikan kontribusi bagi para pembaca setia blog ini….Tunggu saja….

Posted in Umum | 1 Comment »

PENUMPASAN PENGKHIANATAN G 30 S PKI; SEBUAH KENANGAN FILM !

Posted by Toto Andromeda on September 30, 2011

Masih ingat film yang dulu selalu di putar tiap tanggal 30 September di TVRI? ya apalagi kalau bukan Film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI.  Tiap tanggal tersebut film ini selalu di putar di TVRI dan menjadi tontonan wajib. apalagi kala itu TV swasta juga ikut menayangkannya. Namun karena dianggap sebagai propaganda Orde Baru film ini akhirnya di larang di putar lagi di TVRi oleh menteri penerangan yagn kala itu di pegang oleh Yunus Yosfiah. Terlepas dari berbagai kontroversi yang selama ini beredar tentang PKI yang menjadi dalang kekejaman dan kudeta kala itu, atau beredarnya isu kalau Suhartolah yang menjadi dalang semua, namun dari segi penulis sendiri dan menurut cerita pelaku sejarah, kala itu PKI memang kejam dan menghalalkan segala cara dan pintar memutar balikkan fakta.

Jadi apapun kontroversinya, PKI tetap sebagai ideologi yang perlu untuk selalu di waspadai karena bisa tumbuh dan berkembang di Indonesia lagi. Film tersebut kini sudah tidak diputar lagi dan sudah menjadi barang langka padahal film tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi para generasi penerus bahwa PKI pernah tumbuh di Indonesia. Jangan pernah melupakan sejarah.!

Untuk mengenang film tersebut, yuk kita tonton kembali film tersebut………..

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , , , , | 2 Comments »