Jejak-andromeda’s Blog

Cerita, Fakta dan Nostalgia …………

Archive for the ‘Serba Serbi’ Category

MEMBUKA CAKRAWALA DUNIA DENGAN INTERNET

Posted by jejakandromeda on July 23, 2009

Buka matamu dengan internet! Melalui situs berita kita akan mendapatkan berita yang kita cari bahkan sesaat setelah kejadian atau apapun yang belum masuk di Koran atau televisi sekalipun, di Internet berita tersebut cepat sekali tersebar. Jadi gak salah kalau internet juga gerbangnya membuka dunia.

Bercerita mengenai pengalaman pertama saat berselancar dengan internet sungguh luar biasa. Yang tadinya dari gaptek hingga seperti sekarang menjadi lebih mengenal dunia melalui internet. Saat pertama kali kenal internet sekitar tahun 1998 masih dengan fasilitas dial up yang tentu saja sangat mengganggu aktivitas telepon yang sedang digunakan.  Pengalamanku dengan internet saat pertama tidak lebih dan tidak kurang adalah digunakan untuk kerjaan yang menggunakan fasilitas internet untuk mengirim email. Senang tapi gaptek juga karena aku harus belajar secara otodidak untuk bisa langsung berselancar dengan internet. Namun aktivitas tersebut aku manfaatkan sekali untuk belajar sambil bekerja yang berbuah pada pembelajaran diri sendiri untuk mengenal internet lebih jauh.

Tidak hanya itu sembari bekerja lambat laun mulailah mencuri-curi waktu kerja, tidak hanya sekedar kirim email yang menjadi rutinitas, namun lebih dari itu mulailah membuat account Yahoo Messanger. Nah ini dia, kenapa mesti Yahoo Messanger alias YM?. Ya karena dengan YM kita bisa chating, berselancar ria berhaha hihi di room. Itulah alas an utama kenapa harus membuat account di Yahoo. Singkat kata dari chating itulah aku akhirnya mendapatkan banyak teman melalui YM. Dari berhaha hihi di room yahoo, tersebutlah apa yang di namakan kopi darat alias kopdar. Saat kopi darat  kita bisa melihat dan bertatap muka secara langsung dengan teman-teman yang kita kenal melalui chating. Lucu dan gak disangka, karena karakter orang-orang yang di chatingan itu memang unik-unik, ada yang kalau di chating bercuap-cuap ria seolah-olah banyak wawasannya, namun ketika bertemu diam seribu bahasa dan tidak nyambung sama sekali, ada juga yang di chatingan jaimnya luar biasa tapi kalau pas kopdar justru ramai karenanya. Seru banget.

Stop disini? Tidak. Setelah kopdar pertama, biasanya ada kopdar-kopdar lainnya. Dan yang lebih unik tentu saja dari situlah kita bisa mendapatkan teman, tidak hanya sekedar teman numpang lewat akan tetapi menjadi teman yang sampai sekarang pun masih suka nyapa. Bahkan jodohpun didapat dari internet.

Trus kenapa juga sih mesti harus chating untuk ngedapetin temen, toh di dunia nyata juga kita bisa berkenalan dengan orang? Nah ini dia, yang perlu di jawab. Dari chating kita bisa mengenal orang itu lintas Negara. Enaknya kita bisa kenal dengan mereka, atau dengan orang Indonesia yang mungkin lagi diluar negeri dan nongkrong di room lantas kenal dan dapat menjadi teman saat pulang ke Indonesia. Itulah salah satu kehebatan dari internet, kita dapat mengenal orang lintas Negara, lintas benua.

Pengalaman Ngeblog?

Berselancar di internet tidak hanya saya gunakan untuk chating ria berhaha hihi belaka. Meningkat dari chating, mulai lah menuangkan perasaan, menuangkan roman-roman murahan yang terbuka dari lubuk hati dalam sebuah blog. Wah awal ngeblog itu berat banget. Kenapa, gak yakin banget deh kalau blog kita dibaca orang atau enggak. Pertama kali ngeblog yang berisi curahan isi hati saya buat di situs pertemanan friendster. Namun, penulis sendiri tidak yakin kalau blog yang aku bikin dibaca orang. Akhirnya pindah ke fasilitas blog gratisan ‘blogspot’ dengan masih menggunakan format isi hati sebagai isi tulisan. Wah gak seru banget tuh, apa iya sih bisa terbaca oleh orang-orang? Akhirnya aku menemukan ide barangkali saja bisa dibaca orang, akhirnya aku menuliskan tentang koleksi film, tentang film Saur Sepuh. Aku posting selesai, dan pertama kali aku kenalkan pada seorang temanku untuk dibaca. Wah tanggepannya sih katanya bagus tulisannya. Singkat cerita dari blogspot, blog penulis dipindahkan ke wordpress yang konon lebih bagus.

Nah disinilah titik balik penulis menemukan keasyikan tersendiri dengan internet. Melalui tulisan tentang Saur Sepuh, sebuah Sandiwara Radio yang terkenal tahun 80an, mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para pengunjung blog.  Akhirnya semakin banyak komentar yang masuk, semakin memacu diri untuk dapat menulis dan menulis lagi. Kali ini tulisan-tulisan yang tertuang tidak lagi curahan isi hati, akan tetapi lebih berbobot menurut aku sendiri. Kali ini ada nilai lebih yang akan diperoleh oleh pengunjung blog melalui tulisan-tulisan yang penulis tuangkan. Semakin banyak komentar masuk, semakin terpacu pula adrenalinku untuk membuat tulisan yang lebih di cari melalui situs pencarian seperti Google dan bermanfaat bagi pengunjung.

Memang blog yang aku tulis tidak fokus pada satu bidang saja, akan tetapi melebar ke olahraga Bulutangkis yang mempunyai porsi utama di blog ini. Lantas biasanya aku akan menuliskan laporan hasil pertandingan baik melalui pengamatan langsung maupun cukup dengan mengikuti live score di tournamentsofware.com, yang langsung dituangkan dalam tulisan dan diposting. Menjadi kebanggaan tersendiri ketika postinganku lebih dulu dibaca pengunjung dibanding situs berita terkenal seperti detik.com yang ternyata setelah penulis cek, beritanya belum muncul disana.

Ngeblong menjadikan pengalaman yang tidak ternilai dan membuka wawasanku kian lebar karena untuk menuangkan sesuatu dalam tulisan juga membutuhkan referensi yang didapat dari internet. Pengetahuan sudah pasti menambah, dan kita tidak gagap ketika berhadapan dengan orang. Internet selalu membuka cakrawala dunia baru yang mampu membawa kita untuk berkesempatan menjadi orang pertama untuk mengetahui sumber berita.

Tidak hanya itu, manfaat dari internet juga dapat kita rasakan ketika kita butuh referensi yang sudah didapat di perpustakaan umum sekalipun. Kemudahan yang di peroleh melalui internet membuat kita dengan mudah menggunakan kata kunci untuk mencari bahan referensi yang kita butuhkan.

Disamping manfaat yang diperoleh dari internet, negatifnya internet pun ada, namun demikian kita ambil positifnya dan buang negatifnya. Karena itu jangan pernah lepas dari internet. Karena internet membuka cakrawala dunia membawa menuju gerbang informasi yang tak terhingga

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , | Leave a Comment »

DUKA UNTUK NEGERIKU

Posted by jejakandromeda on July 17, 2009

17 Juli 2009

Hari belom lah sepenggalah naik..

bom kembali mengguncang Jakarta

JW Mariot & Ritz Carlton Hotel jadi sasaran…

bukan… bukan itu saja…….. tapi pengunjung dan banyak orang tak bersalah disana ikut jadi korban

Duka kembali menyelimuti

Siapa yang salah dan siapa yang harus dipersalahkan?

Negeriku kembali guncang…..

MU & Indonesia All Starr pun terancam batal….

duh semua pun ikut kacau…

jalanan kacau, akses ditutup…….

Siapa sih mereka? teroris? capek hati ini mendengarnya……..

itu lagi-dan itu lagi…..

Negeriku….

kapan kau seperti dulu?

Jika kau pengebom adalah teroris…

atau jaringan -jaringan yang aku sendiri gak ngerti ……

apa kau gak punya nurani?

Duka negeriku

untuk negeriku…

aku rindu akanmu……..

untukmu teroris,,,,,,, aku mengutukmu!..

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

Suharto; Layak sebagai Pahlawan

Posted by jejakandromeda on November 12, 2008

suhartoIring-iringan jenazah melintas tugu pancoran. Merinding, kendaraan di sisi tol sebelah kanan pun ikut berhenti menyaksikan iring-iringan jenazah sang mantan presiden yang murah senyum. Bahkan rakyat, pegawi kantoran, pekerja dan Ibu-ibu tua banyak yang sengaja datang ikut melepas kepergian beliau untuk dimakamkan.  Tidak hanya aku, tapi orang-orang disekitarku matanya berkaca-kaca ketika iring-iringan jenazahnya lewat. Antara perasaan sedih kehilangan orang besar, hingga perasaan bahagia pun muncul bersamaan. Sedih karena beliau orang besar, orang yang mampu membawa negeri ini berjaya di pertanian dan disegani oleh negara lain walaupun pada akhirnya terjadi krisis dan borok selama pemerintahannya terkuak, tapi beliau memberi arti yang teramat sangat. Bahagia karena ‘mungkin’ dengan kepergian Beliau, krisis negeri ini akan berakhir, baik krisis ekonomi, kepemimpinan maupun kepercayaan.

Itu adalah perasaan yang banyak dialami oleh banyak masyarakat. Rasa salut juga terucapkan untuk Presiden SBY, karena beliau adalah pemimpin yang tidak pendendam, ini terbukti ketika terdengar berita meninggalnya Suharto, SBY dihadapan wartawan yang direlai TV swasta menghimbau agar membacakan Surat Alfatihah. Sungguh presiden yang luar biasa, kebesaran hati dan jiwanya.

Kini Suharto telah tiada dan pasca presiden Suharto menjabat dalam kurun waktu 10 tahun telah berganti 4 presiden, dari BJ. Habibie, Gus Dur, Megawati hingga sekarang Presiden SBY. Dilain sisi memang Suharto mempunyai dosa masa lalu dengan kroni-kroninya akan tetapi di sisi lain Suharto juga berjasa besar terhadap republik.

Saya tertarik untuk menulis Suharto, karena saat ini polemik Suharto muncul dengan hadirnya Iklan PKS yang menyebutkan bahwa Suharto adalah Guru dan pahlawan Bangsa. Well..!! saya bukan mau membahas iklan PKS, akan tetapi tentang sedikit Suharto dari kacamata saya.

Kalau menurut pandangan saya, Suharto sangat layak menyandang Pahlawan. Mungkin banyak yang tidak setuju dengan pandangan saya, akan tetapi setiap manusia mempunyai hak untuk menilai siapa Suharto. Mengapa Suharto layak menyandang Pahlawan?.  Karena selama pemerintahannya Suharto telah membuat gebrakan di segala bidang. Lewat Repelita (rencana Pembangunan Lima Tahun) dan Pelita (Pembangunan Lima Tahun) pemerintahan Suharto telah berhasil membawa Indonesia lebih maju setelah kemerdekaan. Bahkan tercatat Indonesia pernah swasembada pangan dengan program yang dicanangkan. Coba bayangkan saja sekarang, beras kini hasil impor.  Di militer, Suharto mempunyai tangan besi. Bahkan tahun 80an pernah muncul petrus. Penembak Misterius yang menjadi momok bagi para penjahat. Oke, kita gak perlu kok ngomongin pelanggaran HAM segala, karena saya di posisi rakyat kecil, jadi rasa aman itu yang diperlukan yang kini sangat mahal sekali harganya.

Kalau kita telaah, kenapa Suharto hancur di akhir pemerintahannya? karena Suharto pada akhir pemerintahannya menjadi boneka politik, sehingga laporan yang beliau terimapun yang baik-baik saja. Soal Suharto meninggalkan banyak utang dari IMF bagi saya tidak masalah, karena apa? karena saya pun ikut menikmatinya kok dengan harga-harga yang murah. Artinya meski ini dosa ekonomi Suharto yang besar, akan tetapi kan rakyat ikut menikmati. Dibandingkan sekarang yang hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati. itu tuh diatas sana…..

Jadi Suharto Layak disebut sebagai pahlawan meski tidak diakui pemerintah dan tidak masuk buku sejarah sekolah, akan tetapi dihatiku beliau tetap pahlawan bangsa.

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , | 1 Comment »

Negeri Permen, Budaya Baru …..

Posted by jejakandromeda on November 3, 2008

Hampir dipastikan semua masyarakat Indonesia pernah berbelanja. Baik itu di warung, pasar tradisional, Swalayan, minimarket maupun hypermarket. Wah kalau yang terakhir ini sih emang sudah membudaya nih… Hari gini, jaman sekarang pasti deh sudah keranjingan belanjanya lebih milih di swalayan dibanding dengan pasar tradisional.

Sebenarnya sih gak masalah , mau belanja di pasar kek, diwarung kek atau di swalayan sekalipun. Hanya saja disini saya hanya ingin menyoroti tentang budaya permen. Wah kayaknya enggak berlebihan sih kalau saya bilang sudah membudaya. Tepatnya budaya pengembalian permen, alias nilai rupiah kita di kembalikan dengan permen…. wah ini alat tukar yang baru atau pemaksaan nih…..

Kalau boleh dibilang ini adalah pemaksaan, karena tidak semua orang suka akan permen. Tapi mau apalagi, kadang hak konsumen itu sangat lemah. Coba deh kita bayangkan kalau kita ke minimarket dekat rumah, kalau boleh disebutkan ada Alfamart, Indomaret kalau diBandung ada Mikro, Yomart dan masih banyak lagi mungkin. Setiap pembelanjaan dengan sisa uang diratusan perak, kita seringkali di beri kembalian permen dan permen lagi. Ini berlaku hampir di sebagian besar minimarket.

Belum lagi, kalau nilai misalnya 45 rupiah sisanya pasti gak akan kembali ke kita, tapi sebaliknya kalau misalnya kita beli harganya 9.640 pasti dong kita disuruh bayarnya 9.700, lah ini sisanya kemana? belum lagi kalau yang 300 dikembalikan dengan permen…..

Well…. memang di sebagian minimarket, supermarket ada program setiap sisa rupiah kita disumbangkan. Wah kalau yang ini sih saya ikhlas… yang bikin gak ikhlas adalah sudah dibulatkan keatas, kembaliannya adalah permen….

Sekedar gambaran saja yah, saya sering berkunjung ke minimarket disekitar saya sebutlah Alfamart dan Indomaret. Nah dari kedua minimarket ini yang saya perhatikan nih, yang paling sering ngasih kembalian permen adalah Alfamart. Memang saya tidak spesifik menyebutkan Alfamart mana, tapi saya ini suka iseng, kadang-kadang kembalian permennya saya kumpulkan, karena saya memang tidak suka permen.

Sekarang, pertanyaannya adalah, bisakah suatu saat jika kita kurang 200 perak misalnya, kita bayar dari permen yang memang benar-benar dari minimarket yang bersangkutan? Kayaknya gak bisa deh…..

Disini posisi konsumen jelas lemah….dilain sisi jelas dong itu kembalian adalah pemaksaan, tapi disisi lain kalau gak ada ya udah kita mau gak mau terima.

Sebenarnya satu solusi, yang mungkin bisa diambil adalah setiap pengembalian uang mending ditabung di minimarket yang bersangkutan, caranya tentu rada repot, karena setiap konsumen harus menjadi member….

Tapi yang jelas, budaya pengembalian permen sudah menjalar kemana-mana, kecuali di warung-warung kecil belum. Udah menjadi negeri Permen…..

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Wajah Koruptor Kita

Posted by jejakandromeda on August 29, 2008

Sebenarnya bukan ikut-ikutan masuk ke ranah politik, atau apalah, tapi lama-lama gatal juga untuk tidak sekedar mengeluarkan unek-unek. Sudah beberapa bulan ini wajah pemberitaan baik media cetak, radio maupun televisi menayangkan tentang tertangkapnya kasus korupsi oleh KPK. Suatu gebrakan yang bagus dan berani yang dilakukan oleh KPK ditengah maraknya korupsi yang kian subur di negeri ini. Korupsi memang sudah mengakar di setiap lini. Dari level terendah sampai level tertinggi ditengarai koruptor masih merajalela.

Tertangkapnya Ayin alias artalyta yang menyuap jaksa urip. Wah ini sih bukan lagu baru, ini sudah lagu lama dimana perdagangan kasus sebenarnya sudah ada hanya tidak ada lembaga yang berani mengungkap dan saling tutup menutupi. Juga kasus Al Amin Nasution anggota DPR asal Fraksi PPP yang tertangkap di Ritz Carlton Hotel bersama Sekda Bintan Azirwan.

Sebenarnya bukan ingin mengomentari apalagi menganalisa satu persatu kasus yang mereka alami, akan tetapi aku ini gatal sekali untuk ikut mengomentari mereka pasca tertangkap.

Coba Lihat Al Amin Nasution, setelah tertangkap tidak ada sedikitpun rona muka atau perasaan bersalah telah melakukan korupsi, akan tetapi merasa masih benar dan bisa kita lihat pula di televisi-televisi yang menyiarkan berita, betapa Al Amin Nasution itu bak selebritis, cengangas cengenges seolah-olah tidak bersalah. Tidak pernah terlihat raut penyesalan apalagi sampai berujung meminta maaf ke publik. Sungguh ironis, politikus muda usia melakukan korupsi suap akan tetapi merasa tidak bersalah. Seolah-olah ialah selebritis dengan senyum yang selalu merekah ketika diwawancara. Inikah wajah koruptor kita.

Sementara itu Artalyta alias ayin malah sempat waktu sidah membagi-bagikan makanan bagi pengunjung…. duh apa-apaan ini. Uang dari mana itu.

Lain Al Amin lain pula Jaksa Urip. Meski di awal Jaksa Urip Tri Gunawan selalu merasa bersalah akan tetapi akhir-akhir ini jaksa Urip merasa hidupnya hancur, keluarganya hancur. Meski awalnya merasa fine-fine aja dan tetap lah menyebalkan bagi kita, akan tetapi setidaknya ia memiliki sedikit hati lah dengan sedikit penyesalan dari raut muka yang telah ada. Meski tidak ada empati bagi Jaksa urip, akan tetapi sedikitnya kita merasa bahwa oo ini lho.. si Urip koruptor yang menerima suap, akhirnya menyesal juga meski ketika terima uang pastinya senyum-senyum gembira, dan entah sudah berapa duit yang dia kantongi meski ia dipenjara tetap kok keluarganya bisa hidup.

Sebenarnya kasus korupsi ini banyak sekali hanya saja yang paling membuat enek ya cuma al amin nasution yang bak selebritis cengangas cengenges di depan kamera seolah-olah ia benar. Praduga tak bersalah? Ehm…….. kayaknya basi deh…… rakyat juga yang jadi korban…….

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , | Leave a Comment »

Gas Elpiji Naik (lagi……)

Posted by jejakandromeda on August 25, 2008

Pagi ini resmi pertamina menaikkan harga gas elpiji kelas 12 kg dan 50 kg. Sementara untuk kelas 3 kg tidak naik. Harga gas elpiji yang naik Rp. 500 tiap kilogramnya. Wah-wah bisa tambah berat nih beban rakyat, apalagi kenaikan tersebut akan dibebankan setiap bulan. Duh….. ini pertamina apa-apaan sih….

Gas elpiji adalah hal yang menguasai hajat hidup orang banyak, sesuai UUD seharusnya pemerintahlah yang menguasai, sehingga kebijakan kenaikan hargapun harusnya dari pemerintah. Tapi kok sekarang yang megang langsung pertamina….

Akan jadi apa ini Negara……..

Harga gas elpiji 12kg biasanya Rp. 63.000 dan sekarang menjadi Rp. 69.000, walah jangankan sekarang , hari biasa saja harga elpiji di pasaran sudah 65 ribu bahkan kadang-kadang melonjak jadi 70 ribu, kok sekarang naik lagi………Pertamina sebagai si empunya hajat, mengaku rugi terus dan tidak mampu menahan kerugian terus menerus…

Tadi pagi kebetulan sekali nih, ini fakta yang saya dengar, saya menunggu bis primajasa. Nah disitu tuh ada karyawan pertamina yang sedang bercerita (kayaknya dengan sesame pertamina/anak perusahaan elnusa deh….). Mereka itu bercerita kalau fresh graduate aja dulu udah 4jtan, dan skg gajinya 8jt untuk fresh graduate di bagian orang tersebut. (Saya gak tau ia bagian apa, tapi yang jelas orang yang bersangkutan jurusan engineriing). Belum lagi ada bonus tahunan yang mencapai 18x gaji, bonus penjualan yang kadang bisa 2-3x gaji, dan ada bonus lagi yang saya sendiri lupa ia menyebutkan apa. Wah-wah enak banget ya mereka, katanya kok pertamina rugi terus ya………

Kemana uang pertamina tuh………….

Yang jadi pertanyaan adalah, katanya pertamina rugi, tapi kok tetap aja ada tuh tender-tender dan sebagainya. Uangnya menguap kemana?

Sungguh ironis hidup di republik sekarang ini, apalagi sekarang hidup kian susah…… kayaknya republik ini hanya dinikmati oleh sebagian orang saja. Lihat aja pejabat-pejabat makin kaya, rakyat?……… tambah gak punya deh…

Udah gitu dikejar2 pajak pula……..

BBG naik……… susu naik………

Semua naik……….

Oh republikku……. Republik Indonesiaku… mau kemana kau………….

Kian hari beban rakyat makin meningkat…. Pemerintah kok kayaknya tutup mata ya? Apalagi sekarang semakin banyaknya partai semakin hari hanya partai saja yang diurus….. rakyat nomor sekian deh……..

Kalau Malaysia turun harga BBM ini kok Indonesia malah menaikan harga Gas, itung-itung mau konversi minyak tanah ke gas, eh malah gasnya melambung…………

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , | 1 Comment »

Antara TVRI, Aneka Ria Safari, Unyil dan Ria Jenaka

Posted by jejakandromeda on July 23, 2008

TVRI

Pasti tau dong stasiun pemersatu bangsa TVRI? Ya TVRI alias Televisi Republik Indonesia, satu-satunya Televisi nasional yang bisa menjangkau wilayah hampir seluruh nusantara. Tapi saat ini TVRI mulai terlindas oleh industri TV-TV swasta yang lebih mengedepankan acara sinetron. Apalagi bermunculannya TV-TV lokal yang juga ikut meramaikan dunia broadcasting Indonesia. Tapi TVRI tetap menjadi salah satu stasiun yang pernah mengisi hati penggemarnya.

Sebutlahsaja acara kebanggaan TVRI jaman dulu seperti Aneka Ria Safari, Film Boneka Si Unyil, Film Cerita Akhir Pekan, Selekta Pop, dan satu lagi nih Ria Jenaka yang tayang tiap jam 12 siang. Ehm kalau inget acara-acara tersebut jadi mengingatkan akan acara kesayangan yang selalu di tunggu-tunggu jaman TVRI dulu.

Bayangin saja, sebelum lahirnya stasiun Swasta TVRI sangat merajai. Semua acara mau gak mau ya harus di tonton, seperti laporan khusus yang kadang-kadang laporannya lawatan Suharto presiden kala itu, biasanya laporan khusus itu membosankan ditonton. Dan lagi laporan khusus kenapa juga ditaruh sehabis acara Dunia Dalam Berita.

Tapi dasar adanya satu-satunya tontonan ya pastinya mau gak mau ditonton.

Kangen juga nih dengan acara-acara TVRI. Era 80an sampai 80an akhir memang eranya TVRI. Kita pasti ingat dong acara TVRI kalau sehabis Dunia Dalam Berita plus prakiraan cuaca dan dilanjutkan dengan Tinjauan Acara untuk esok hari. Kalau acara favoritku biasanya ketoprak. Hehehe maklum Jawa Tengah biasanya kan ngikut TVRI stasiun Yogyakarta atau kemudian digantikan dengan TVRI Spk Semarang.

Gak lupa juga nih di TVRI ada film wajib, itu tuh film G 30 S PKI. Ini kan film wajibnya orde baru yang diputar tiap tahun di tanggal 30 September.

ANEKA RIA SAFARI

Ini dia acara tiap bulan minggu pertama pada malam minggu. Halah ribet amat nulisnya. Aneka Ria Safari ditayangkan tiap bulan dengan durasi 1 jam-an.

eS A eF A eR I ………. SAFARI begitu ketika acara dibuka…….

Aneka Ria Safari program besutan Edi Sud Almarhum dibilang mampu melambungkan artis-artis Safari. Program acara yang digunakan oleh penyanyi sebagai ajang promosi lagunya ini mampu menempatkan acara ini di hati pemirsa.

SAFARI demikian biasa di sebut bukanlah program video klip, akan tetapi mereka menyanyi di panggung Safari. Panggung yang dirancang khusus untuk acara tersebut, terlepas dari mereka nyanyinya lipsink atau enggak. Yang jelas penonton sehabis penyanyinya turun pastinya tepuk tangan……. Hehehe ramai lho…….

Kalau nih……. Sekali lagi kalau……. Waktu itu TVRI boleh beriklan, pasti deh acara ini ratingnya tinggi. Tapi saying belum ada iklan hehehe. Tapi kalau ada iklan juga…… capek deh nontonnya…….

FILM BONEKA SI UNYIL

Si Unyil

Satu lagi, ini tontonan wajib anak-anak Indonesia setiap jam 9 pagi di hari minggu. Unyil, Ucrit, Usrok, Cuplis dan kawan-kawan akan menghibur pemirsa dengan di awali hom pim pa …… unyil kucing……. (unyil kucing ya……..)

Walaupun Unyil di format untuk memberikan informasi sebagai corong pemerintah, tapi tetap menghibur kok, dan ditunggu-tunggu kehadiranya.

Lain lagi pak Raden, boneka berkumis yang kerjaanya marah-marah karena pohon jambunya sering dicuri, Mbok Bariah penjual rujak yang kalo ngomongcempreng banget…….atau juga ada pak ogah yang selalu minta cepe’ dulu………

Seiring perkembangan dan lahirnya TV swasta menyebabkan unyil menghilang dari TVRI. Agaknya unyil dikalahkan oleh pesaingnya dari TV swasta, Doraemon dan kawan-kawan yang juga setia menemani setiap minggu pagi. Unyil buah produksi PPFN pun kemudian hilang dan tidak diketahui rimbanya.

Memang sih sempat diangkat kembali di layer RCTI dengan format baru. Bonekanya juga baru dan bukan terbuat dari kayu, tapi Unyil format baru justru tidak menarik, entah kenapa memang tidak menarik sama sekali, entah karena gayanya yang sudah berubah, atau karena jalan ceritanya yang memang juga berubah. Dari RCTI unyil kemudian habis deh masa tayangnya, dan sekarang Unyil hadir di Trans 7 dengan judul Laptop si Unyil. Kalau laptop si unyil sih gak ada teman-teman unyil, jadi gak ada unyil kucing lagi……

RIA JENAKA

RIA Jenaka

Nah kalo ini Acara Minggu siang yang menjadi cirri khas TVRI jaman baheula. Ria Jenaka menghadirkan tokoh Punakawan Semar, Petruk, Gareng, Bagong plus Mono. Acara yang dihadirkan biasanya sih itu tuh memberikan informasi seputar kebijakan pemerintah yang sedang berlangsung.

Aku sendiri tidak terlalu suka nonton acara ini, akan tetapi lebih suka ketika nonton awal pembukaan Ria Jenaka dimana ada animasi Sembilan bocah yang kemudian di tangkap tangan dan diputer-puter kemudian dibuka keluarlah tulisan Ria Jenaka…..

Antara Aneka Ria Safari, Unyil dan Ria jenaka memiliki karakter tersendiri di hati masyarakat, akan tetapi ketiga acara tersebut layak di acungi jempol, karena itulah ikon TVRI, Ikon TV public yang tidak hanya mengumbar sinetron-sinetron mimpi, akan tetapi TVRI yang mampu memberikan informasi dan peran-peran moral serta hiburan yang murah bagi pemirsanya………

Salam unyil kucing……….

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , , | 4 Comments »

TV, Kuis dan Sinetron

Posted by jejakandromeda on July 17, 2008

Jagad pertelevisian kita saat ini telah dikuasai oleh industri sinetron. Sinetron-sinetron yang saat ini sedang booming adalah sinetron remaja. Dari semua sinetron-sinetron tersebut, tetap saja isinya sama, kalau gak perebutan harta ya perebutan pacar yang sebenarnya tidak masuk akal sekali anak seusia mereka kadang-kadang melakukan tindakan dengan mencelakakan lawannya. Ehm ini mungkin yang dimaksud kreatif…… tapi kok tidak pada tempatnya ya.

Well……. aku bukan mau ngomongin sinetron, tapi aku disini justru kangen dengan acara-acara semacam kuis yang dulu sempat merajai TV nasional kita. Kuis-kuis garapan Ibu Ani Sumadi yang mampu membuat kita ikut-ikutan berpikir dan menebak-nebak. Tapi masa-masa itu telah lewat dan digantikan dengan sinetron yang sesungguhnya hanya menimbulkan imaginasi baru bagi penontonnya, bukan menumbuhkan semangat. Beda dengan kuis, kalau kuis kita mungkin berimaginasi untuk bisa mengikuti kuis tersebut dan mendapatkan hadiah, tapi imaginasi kuis adalah imaginasi positif. Memang tidak bisa dipungkiri stasiun TV bisa hidup karena banyaknya pemasang iklan, akan tetapi kan tetep dong memperhatikan penonton.

Dulu kuis semacam TAK TIK BOOM dengan pembawa acara Dede Yusuf di RCTI mampu membawa penontonnya untuk ikut-ikutan menjawab. Kuis Kata Berkait – RCTI, Kuis Piramida – RCTI, Kuis Aksara bermakna – TVRI, Kuis berpacu Dalam melodi, TVRI, dan banyak lagi kuis-kuis yang di pelopori oleh Ibu Ani Sumadi, Ada juga kuis Sang Juara – TPI yang para penontonnya juga ikut-ikutan berpacu menjawab soal-soal. Ini tentu sangat positif bagi perkembangan pengetahuan pemirsa, lantas kemana mereka semua? ide kreatif sudah tidak ada atau memang TV lebih tertarik menayangkan sinetron kejar tayang?

Ehm.. . kayaknya sih memang hampir semua TV lebih memilih sinetron dibanding acara yang lebih mendidik.

Jujur, jenuh banget ngeliat acara TV sekarang (kecuali berita ya.) mereka lebih ngedepanin sinetron, kalau enggak ya acara pencarian bakat yang sebenarnya juga hanya ingin meraih rating saja dengan pertunjukkan yang lamanya minta ampun seperti di acara MM. Kalau aku boleh memilih aku lebih memilih acara kuis dibanding sinetron. Tapi kapan kuis akan merajai TV kita ya…………. capek deh…….

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , | Leave a Comment »

Hak Siar Olimpiade di TVRI

Posted by jejakandromeda on July 16, 2008

Sempat kuatir juga sih karena belum ada TV Indonesia yang mau menyiarkan Olimpiade Beijing 2008 akibat mahalnya hak siar yang harus di beli yang mencapai 1,5 juta US. Wah gede banget tuh sekitar 13 milyaran kalau di rupiahin. Jangan Sampe kejadian Olimpiade 2004 Athena tidak bisa lagi disaksikan masyarakat Indonesia.

Bersyukur banget akhirnya TVRI yang mendapatkan hak siarnya. TVRI kan lebih bisa menjangkau daerah terpencil sekalipun. Dari sumber yang penulis peroleh, TVRI tidak harus mengeluarkan kocek sebesar 1,5 Juta US untuk mendapatkan hak siar tersebut, akan tetapi kurang dari itu, karena adanya bantuan dari ABU Asosiasi Brodcats di Asia Pasifik. Nantinya TVRI akan menayangkan kejuaraan termasuk yang di ikuti ke 24 atlet asal Indonesia.

Sementara itu dari situs resmi BWF juga di peroleh kabar bahwa pengundian untuk cabang bulutangkis akan dimajukan menjadi tanggal 27 Juli 2008. Pengundian yang lebih awal tersebut terkait dengan jadwal dari TV yang akan menyiarkan, sehingga mereka akan leluasa untuk menyusun jadwal di TVnya.

Ya semoga saja dari ajang bulutangkis akan kebagian emas lagi, dan kita bisa menyaksikannya di layar TVRI. Semoga Taufik dkk akan mampu mempertahankan tradisi emas Olimpiade.

VIVA BADMINTON INDONESIA !!!

Posted in Bulutangkis, Serba Serbi | Tagged: , | 4 Comments »

Sekolah Gratis hanya impian

Posted by jejakandromeda on July 14, 2008

Pagi ini saya melewati sebuah SMA di kawasan Tebet dimana murid baru yang masih berseragam SMP sedang berbaris di halaman sekolah, minggu-minggu ini memang masa orientasi sekolah, alias MOS yang konon sih dari jaman dulu sampe sekarang tetep saja ada perpeloncoan, meski sekarang sudah berkurang. Dan tadi aku lihat tidak ada tuh pita warna warni yang bertengger di rambut. Ehm.. peningkatan..gumamku. Setidaknya budaya seperti dulu mulai berkurang.

Terus karena kejadian tersebut justru aku teringat dengan apa yang ada disekitarku. masih banyak mereka-mereka yang tidak mampu melanjutkan sekolah, baik ke SMP atau SMP atau bahkan masuk SDpun belum bisa. Faktor biaya jelas menjadi faktor utama tersendatnya pendidikan formal.

Masih ingat gak, katanya sih ada sekolah gratis. Tapi coba deh kelapangan, atau bertanya ke orang tua wali murid, ada gak sih sekolah yang benar-benar gratis? Kalau saya bilang gak ada. Mana ada gini hari gratis. kolega sekerjaku bercerita anaknya yang naik ke kelas dua harus daftar ulang dan membayar uang daftar ulang sebesar 500 ribu rupiah. Aneh gak sih siswa yang memang terdaftar di sekolah tersebut diharuskan daftar ulang? Aneh kan? emangnya ini dunia kampus? Belum lagi uang masuk sekolah pertama.

Sebenarnya impianku sih memang untuk tingkat SD dan SMP sekolah itu lebih baik di gratiskan saja. Kenapa? karena banyak yang tidak bisa sekolah hanya karena tidak bisa membayar uang sekolah. memang akan lebih bijaksana jika siswa tertentu saja yang di gratiskan, orang-orang kaya dibiarkan membayar. Tapi orang tertentu atau sebutlah orang kurang mampu yang seperti apa? Banyak kasus, untuk bisa gratis mereka juga harus membuat surat-surat yang menerangkan kalau mereka tidak mampu. wah-wah bagi saya kok ini tidak menyelesaikan masalah. mending di gratiskan semua deh biar gak nyusahin….

Tapi sayang… impian sekolah gratis itu memang hanya impian, karena sekolah gratis itu hanya ada di dunia dongeng. Kenapa dunia dongeng? karena biasanya sekolah gratis itu hanya ada di janji-janji partai, janji-janji kampanye calon pemimpin. Padahal kan mereka juga tahu, gak semudah itu mereka bisa menggratiskan sekolah, gak mudah lho menggolkan suatu gagasan kalau tidak didukung oleh DPR/DPRD setempat.

Jadi kembali ke sekolah gratis,… kayaknya kok hanya sekedar impian yah…. Kapan Indonesia punya pemimpin yang benar-benar memenuhi janji kampanyenya tanpa harus takut di pecat partai.

Posted in Serba Serbi | Tagged: , | Leave a Comment »